Surabaya, pens.ac.id – Pergantian kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kian dekat. Dalam rangka pemilihan Presiden BEM PENS periode 2019, telah usai diselenggarakan serangkaian kampanye yang terdiri dari Kampanye Komunal, Kampanye Debat I, dan Kampanye Debat II. Diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), serangkaian kampanye yang berlangsung selama tiga hari (4-5, 7/12) ini bertempat di Kantin PENS.

Merupakan salah satu agenda dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Keluarga Mahasiswa (KM) PENS, adanya kampanye lisan ini bertujuan agar mahasiswa PENS dapat mengenal Calon Presiden BEM. “Tujuanya tentu selain agar KM bisa kenal dengan calon Presiden BEM, tahu bagaimana kredibilitas mereka. Selain itu juga dengan kampanye ini kita bisa lihat gimana atmosfir dan antusiasme KM dalam pemilu kali ini,” ujar Sandy Arif Wicaksono selaku perwakilan dari KPU.

Pada pemilu kali ini terdapat dua mahasiswa sebagai calon Presiden BEM, yakni Mochamad Fadhila Rais, dan Ria Dian Agustia Ningsih. Pada agenda kampanye lisan pertama, yaitu Kampanye Komunal, kedua calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misi yang diusung. Selain visi dan misi, juga dipaparkan mengenai program unggulan yang nantinya akan diwujudkan ketika menjabat sebagai Presiden BEM.

Pada Kampanye Debat I dan II, kedua calon ini semakin antusias dalam membagikan pemikirannya kepada KM. Berbagai topik dan pertanyaan diajukan oleh mahasiswa yang terlihat memenuhi lokasi kampanye. Tidak hanya mahasiswa, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan PENS, Ir. Anang Budikarso, M.T. turut hadir pada Kampanye Debat II.

Selain serangkaian kampanye ini, Calon Presiden BEM PENS juga melakukan Kampanye Safari, dimana tiap calon mengkampanyekan visi dan misinya kepada tiap kelas. Diharapkan, serangkaian kampanye yang telah diselenggarakan dapat menjadi wadah yang menampung dan memfasilitasi KM untuk lebih mengenal Calon Presiden BEM, serta meningkatkan antusiasme dalam Pemilu yang akan dilaksanakan pada 11-13 Desember mendatang. “Harapan kami semoga besok kita bisa lihat antusiasme dari mahasiswa saat pemungutan suara,” ujar Sandy. (res)