Yogyakarta, pens.ac.id – Kompetisi robot tahunan paling bergengsi di Indonesia telah berakhir hari ini (13/7). Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), menjadi saksi perjuangan tim robot PENS dalam memperebutkan gelar juara. Berbagai ekspresi haru dan suara tepuk tangan menggema saat berakhirnya pertandingan pada divisi Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI), yang sekaligus menjadi pertanda segera berakhirnya KRI 2018. 

Penutupan KRI Nasional 2018 digelar meriah. Hal ini merupakan apresiasi kerja keras seluruh peserta dan penyelenggara dalam menyukseskan acara. Penampilan hiburan berupa live music, disuguhkan kepada para hadirin sebelum dimulainya closing ceremony. Tepat pukul 19.45 WIB, hampir seluruh pihak yang terlibat pada KRI 2018 mengikuti jalannya upacara penutupan.

Usai pembuka dan sambutan-sambutan, terdapat momen dimana pihak penyelenggara yakni UMY dan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) saling memberikan cinderamata. Resmi ditutup dengan pemukulan gong, para penonton kembali dihibur dengan dua lagu yang dibawakan secara live. Kemudian tibalah saat yang dituggu-tunggu seluruh peserta yakni pengumuman juara dan pemberian hadiah.

Beberapa nama-nama baru muncul pada pengumuman juara KRI Nasional tahun ini. PENS tentunya berhasil membawa pulang bebeapa gelar juara. ERISA pulang dengan gelar juara 3 pada divisi KRSTI. Juara 3 dan Best Strategy diraih EILERO pada divisi KRPAI. Sedangkan posisi pertama pada divisi KRSBI Humanoid berhasil direbut EROS. Kebahagiaan PENS pun semakin lengkap karena berhasil membawa pulang piala bergilir KRSBI tahun ini. (ENTCrews)