Yogyakarta, pens.ac.id – Hari ini (13/7) pagelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional 2018 telah mencapai hari terakhir penyelenggaraannya. Secara bergantian, para hadirin dimanjakan dengan pertandingan final dari setiap divisi yang ada. Salah satu tim kebanggaan PENS pada divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid yakni EROS, berhasil maju pada babak final dan keluar sebagai juara. 

Beberapa drama terjadi di babak final KRSBI humanoid hari ini. Sebelum pertandingan final dimulai, moderator pertandingan meminta kesan dari perwakilan kedua tim secara bergantian. Suasana haru pun terbangun karena kedua tim menyampaikan suka duka mereka berkecimpung di bidang KRSBI Humanoid. Tepat pukul 14.17 WIB pertandingan final antara EROS melawan BARELANG FC dari Politeknik Negeri Batam resmi dimulai.

Pertandingan berlangsung ketat karena kedua robot sama-sama memiliki kemampuan yang bagus sejak babak penyisihan. Sorakan penonton terdengar saat BARELANG FC berhasil menendang bola dan hampir memasuki gawang EROS. Meskipun keeper EROS yakni Huda sempat menendang bola agar jauh dari gawang, tendangan susulan dari BAREANG FC membuat kedudukan 1-0 untuk BARELANG FC pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, tampaknya EROS memperbaiki strategi permainan. Tidak lama berselang, gol dari EROS membuat kubu PENS bersorak. Kedudukan seimbang menjadi 1-1. Berselang empat menit setelah gol petama EROS, kubu PENS kembali berteriak karena EROS merubah kedudukan dari imbang menjadi 2-1. Gemuruh dari para punggawa EROS pun terdengar saat peluit panjang berbunyi dan EROS keluar sebagai juara. (ENTCrews)