Surabaya, pens.ac.idProgram Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan suatu program kerja Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) tiap tahunnya selalu berkontribusi dalam ajang bergengsi ini. Berbagai persiapan menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 telah dilakukan, salah satunya yakni dengan digelarnya Pelatihan Penulisan Ilmiah dan Teknik Presentasi Menuju Sukses PIMNAS 31 pada Sabtu (28/4). Bertempat di Mini Theater Gedung Pascasarjana dan Ruang Theater Gedung D3 PENS, kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa PENS yang lolos pendanaan untuk dapat menyusun presentasi secara efektif serta dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang kerangka penulisan yang baik dan benar.

Pada kesempatan kali ini, PENS yang bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa (Ristek BEM) mendatangkan dua pemateri sekaligus. Materi mengenai Teknik Presentasi dipaparkan oleh Dr. drh. Eduardus Bimo Aksono, M.Kes yang merupakan salah satu juri PIMNAS tahun ini. Beberapa sub materi turut disampaikan Eduardus, mulai dari persiapan sebelum mengadakan presentasi, elemen penting dalam presentasi hingga hal-hal yang perlu diperhatikan saat presentasi. Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Eduardus juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mencoba mempresentasikan karya dihadapannya serta dilanjutkan dengan pemberian komentar secara langsung.

“Secara umum presentasi mahasiswa sudah cukup baik. Jika dilihat dari beberapa topik yang lolos pendanaan, kelihatannya PENS akan memberikan kejutan untuk mewarnai PIMNAS 31 ini,” ungkap Eduardus. Selain pemaparan materi tentang Teknik Presentasi, Dr. Dhany Arifianto, ST., M.Eng., turut memberikan materi mengenai Penulisan Ilmiah yang bertempat di Ruang Teater Gedung D3 PENS. Dhany juga merupakan juri PIMNAS ditahun sebelumnya yang sekarang menjabat sebagai Tim Reviewer Penyeleksi PKM yang lolos pendanaan tingkat Nasional. Tentunya, kesempatan seperti ini sudah lama ditunggu oleh mahasiswa, mengingat kegiatan seperti ini pertama kali dilakukan di Kampus PENS.

“Dari sini kita bisa tahu dan bertanya secara langsung kepada jurinya mengenai faktor penyebab kekalahan ketika PIMNAS. Karena selama ini kami dari mahasiswa maupun dosen masih mereka-reka perihal tersebut,” ujar Faisa Lailiyul, salah satu Mahasiswa Teknik Mekatronika yang lolos pendanaan. Diharapkan dengan adanya kegiatan tersebut, wawasan mahasiswa PENS dalam menghadapi PIMNAS 31 terbuka luas serta dapat digunakan sebagai bahan evaluasi untuk berbenah diri sebelum maju dihadapan dewan juri. Satria Tangguh Puruhita selaku ketua pelaksana mengharapkan agar mahasiswa PENS dapat mengaplikasikan materi yang didapat sehingga evaluasi dari tahun sebelumnya tidak terulang kembali serta mahasiswa PENS lebih siap dalam menghadapi PIMNAS 31 beberapa bulan mendatang. (dya/ani)

 

wpChatIcon
EnglishIndonesian