EEPIS Online – Sebagai
kampus yang terkenal dengan pengembangan robotika, Politeknik Elektronika
Negeri Surabaya (PENS) tidak pernah absen dalam mengikuti
event robot khususnya di tingkat nasional. Kemarin, (6/7) mahasiswa
PENS mengikuti
The Indonesian Symposium
Robotic System and Control
(ISRSC) 2017 yang diwakili oleh tim Kontes Robot
Sepak Bola Indonesia (KRSBI) beroda dan
humanoid
serta Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) PENS. Kegiatan ini dihelat di Gedung
Isola Resort Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dimana, simposium ini merupakan
salah satu serangkaian acara Kontes Robot Indonesia 2017 Nasional.

Peserta dalam kegiatan yang telah
diselenggarakan kali kelima ini adalah tim KRSBI beroda dan humanoid, serta para mahasiswa, peneliti,
dan penggiat di bidang robotika. Dalam simposium ini peserta melakukan
presentasi mengenai penilitian yang telah dituangkan dalam bentuk sebuah paper. M. Irfan Mas’udi, Mawapres PENS
beserta tim turut serta mempresentasikan papernya.

M. Irfan Mas’udi yang merupakan
mahasiswa Teknik Komputer angkatan 2014, menjadi author dalam timnya. Tim tersebut beranggotakan tiga mahasiswa,
yakni Bagas Mahardika, Rizki Taufik Ulil Albab, dan Muhammad Jauharul Muqorrobin,
serta dua dosen yang menjadi pembimbing yakni Fernando Ardilla S.ST, MT. dan
Iwan Kurniawan Wibowo S.ST,.MT. “Implementasi Sistem Handling dan Dribbling
pada EEPIS Robot Soccer on Wheels (ERSOW)”
menjadi judul yang diangkat oleh tim ini. Judul ini membahas tentang sistem handling dan dribbling pada robot sepak bola.

Sistem handling dan dribbling
merupakan salah satu sistem dasar yang diterapkan pada middle size robot soccer seperti ERSOW. Implementasi sistem ini bertujuan
agar robot soccer dapat menggiring
bola dan mengikuti manuver robot seperti halnya pemain sepak bola yang
dilakukan manusia umumnya. Selain itu, dalam paper tersebut juga mengungkapkan manfaat Implementasi Sistem Handling dan Dribbling, yakni robot akan bergerak lebih dinamis dan fleksibel. Dengan
demikian robot dapat melakukan proses handling
dan dribbling bola ketika robot
melakukan pergerakan translasi dan rotasi.

Diharapkan dengan mengikuti simposium
ini, dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia dalam pemanfaatan teknologi khususnya
dalam bidang robot. Tidak hanya itu, M. Irfan Mas’udi berharap agar kegiatan
ini dapat meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam bidang lainnya. “Dengan simposium
ini, semoga menjadi motivasi tersendiri bagi stakeholder kependidikan baik itu mahasiswa, dosen maupun pemerintah
agar senantiasa memiliki tanggung jawab dan kesadaran akan pentingnya
pengembangan teknologi,” tuturnya. (mus/meg)