EEPIS Online – Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
(BEM PENS) menyelenggarakan Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Artikel
Ilmiah (AI) dan Gagasan Tertulis (GT) pada Rabu kemarin, (25/01). Sosialisasi
PKM AI dan GT diadakan guna meningkatkan minat, pengetahuan serta kreativitas
mahasiswa dalam mengikuti PKM. Kegiatan yang bertempat di Gedung Teater ini
diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa baik angkatan paling muda hingga tingkat
akhir.

Dimulai pukul
12:30 WIB, kegiatan sosialisasi ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia
Raya oleh seluruh peserta. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan yang
disampaikan oleh perwakilan dari BEM, koordinator PKM PENS dan Ketua Unit
Pengembangan Kreatifitas Mahasiswa, A. Rachmat Anom Besari, M.Sc. Dalam
sambutannya beliau menyampaikan bahwa mahasiswa PENS memiliki kemampuan yang
luar biasa. “Kemampuan mahasiswa PENS dalam karsa cipta sudah tidak diragukan
lagi, namun semua itu tentu saja harus diimbangi dengan kemampuan dalam
menuliskan ide-ide yang mereka miliki,” tuturnya.

Usai dengan
sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Dwi
Kurnia Basuki, S.Si, M.Kom, yang juga merupakan Dosen PENS. Beliau menyampaikan
tentang konsep dasar PKM yakni kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab dan
kerjasama. Lima hal tersebut diharapkan ada dalam PKM agar dapat berjalan
dengan baik nantinya. Selain menyampaikan tentang konsep dasar PKM, Dosen
Teknik Komputer PENS tersebut juga menjelaskan perbedaan antara PKM Karya Tulis
(KT) dengan PKM yang lain. “Dalam pembuatan PKM-KT tidak perlu melakukan sebuah
kegiatan, namun hanya menuliskan ide-ide yang kita miliki saja,” jelasnya.
Beliau juga menuturkan kunci dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam
pembuatan proposal PKM.

Pada sosialisasi
ini juga diadakan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh mahasiswa.
Sebagian besar dari mahasiswa yang mengajukan pertanyaan merupakan mahasiswa
angkatan 2016. Hal ini membuktikan tingginya minat serta ketertarikan mahasiswa
dengan adanya PKM-KT ini. Solichatur Rizkiyah, salah satu peserta sosialisasi
mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini. “Menurut saya sosialisasi ini
sangat bermanfaat. Karena yang sebelumnya masih tidak mengerti apa itu PKM-KT, sekarang
menjadi tahu dan memberikan kami pandangan untuk kedepannya,” ungkapnya.

Di penghujung acara,
perwakilan dari BEM PENS juga menyampaikan tentang deadline pengumpulan proposal PKM. Diharapkan dengan adanya
sosialisasi ini dapat membantu mahasiswa untuk mengetahui lebih banyak tentang
PKM-KT. Tak hanya itu, proposal yang dikumpulkan oleh mahasiswa PENS yang
sebelumnya adalah sebanyak 170, diharapkan pada tahun ini dapat mencapai
target, yakni 200 proposal. (ani/fre)