EEPIS Online â€“ Kompetisi
Mobil Listrik Indonesia (KMLI) 2016 telah usai diselenggarakan pada 18-20
November 2016. KMLI yang kali ke-8 ini mengambil tema Mobil Listrik Sebagai
Kendaraan Efisien, Ekonomis dan Aman Serta Ramah Lingkungan. Kegiatan yang
diadakan di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) ini diikuti oleh 22 tim dari 19
peguruan tinggi di Indonesia dan salah satunya adalah tim dari Politeknik
Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Kompetisi
yang tidak kalah seru dari ajang Formula 1 ini, diadakan secara berturut-turut
sejak tahun 2009. Kompetisi ini Terdapat enam kategori utama yang diperebutkan,
yaitu Percepatan, Pengereman, Daya Tanjak, Kecepatan atau Waktu Tempuh,
Efisiensi dan Slalom. Selain itu, terdapat lima kategori tambahan dalam
kompetisi, yaitu Poster dan Presentasi Terbaik, Desain Mobil Terbaik, Tim
Terbaik, Teknologi Terbaik, dan Rancangan Konstruksi Terbaik.

Sebanyak
19 mahasiswa yang tergabung dalam Electric
Vehicle Community
(EVC), menjadi tim yang mewakili PENS kali ini. Ditemui
usai kompetisi, Almatin yang merupakan salah satu anggota tim EVC
mengungkapkan, bahwa dalam kompetisi ini menggunakan Amtenar Car, mobil listrik buatan sendiri yang
merupakan generasi ke-11. “Kami menggunakan Amtenar Car, hasil penyempurnaan dari generasi ke-10 yang juga memiliki
sebutan yang sama,” tutur Almatin.

Pada
hari pertama kompetisi (18/11), seluruh peserta yang sebelumnya telah lolos
seleksi awal, mengikuti serangkaian kegiatan yang diantaranya technical meeting, presentasi, dan
kualifikasi penentuan posisi start. Pada babak kualifikasi, Amtenar Car langsung menunjukkan aksi yang cukup
memuaskan dengan menempati posisi start ke-8.
Di hari kedua (19/11), mobil dari seluruh tim menjalani berbagai kategori uji,
mulai dari uji Daya Tanjak, Percepatan, Pengereman hingga Slalom. Saat
melakukan uji slalom, Amtenar Car
mengalami insiden hingga menyebabkan kaki kiri roda bagian depan patah.

Walaupun
sempat mengalami insiden yang cukup parah, Amtenar Car tetap menunjukkan hasil yang optimal di hari ketiga (20/11).
Pada saat race uji kecepatan dan
efisiensi yang dibagi tiga grup, mobil merah yang masuk dalam grup race 2 ini
berhasil finish di urutan ketiga.
Tidak hanya itu, Amtenar Car yang
telah disiapkan sejak 4 bulan lalu, juga kembali mencuri perhatian publik pada
ajang adu mobil listrik ini. Setelah tahun sebelumnya mendapat penghargaan Best Safety Construction, kali ini
Amtenar Car memperoleh penghargaan
untuk kategori Desain MobilTerbaik.

Setelah
kompetisi ini EVC akan terus meningkatkan kinerjanya dengan harapan prestasi
yang lebih baik. “Harapannya, kami dapat membuat mobil baru generasi ke-12,
dengan kualitas yang lebih baik sehingga dapat berprestasi di kompetisi-kompetisi
selanjutnya,” ujar Almatin selaku staf managerial
EVC. (mus/zya)