EEPIS-Online, Tak terasa PENS telah genap berusia 22 tahun. Institusi yang berdiri dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada pertengahan tahun 1988 ini telah melahirkan lebih dari 5000 alumni-alumni yang sukses.  Tidak hanya menyebar di Indonesia, alumni PENS juga tersebar di berbagai belahan dunia seperti Singapore, Norwegia, Jepang, Amerika, Arab. Oleh karena itu, sudah saatnya IKA PENS membangun sebuah koordinasi yang terstruktur dan terorganisir dengan baik.

"Alumni.jpg"Pertemuan hari ini(28/11) adalah Pra Pertemuan, sebelum pertemuan akbar alumni di ulang tahun perak PENS yang genap berusia 25 tahun pada 2013 nanti. Acara dipandu oleh Pak Firman, akrab disapa Cak Firman oleh para alumni. Suasana kekeluargaan begitu terasa pada kegiatan yang mempertemukan semua lulusan PENS lintas angkatan ini.

Kemudian, sambutan pertama dari Cak Sugeng, Alumnus angkatan 90, mulai membakar semangat dari para alumni, beliau mengajak untuk mendoakan semua dosen, guru, dan karyawan yang mana karena jasa mereka sangat berperan penting dalam keberhasilan para alumni. Serta menjadi titik tumpu sebelum memasuki dunia kerja. Alumnus jurusan telekomunikasi tersebut sangat bangga dengan kualitas para alumni.

"Alumni PENS sudah sangat dipercaya di dunia kerja, Jujur,di Perusahaan Philips yang saya tempati,mereka kagum dengan alumni PENS, jadi cukup menulis lamaran saja, maka alumni PENS akan langsung di diterima di perusahaan yang saya tempati." ujar Cak Sugeng.

Acara diteruskan dengan pemilihan ketua IKA PENS untuk pertama kali. Para kandidat seperti Cak Ishyom, Cak Didik tampak sangat bersemangat. Akhirnya, setelah melalui rapat yang begitu menarik, diputuskan untuk voting. Cak Ishyom terpilih menjadi ketua IKA PENS yang pertama kali.

"Terimakasih atas kepercaayan yang diberikan kepada saya, dan saya memohon dukungan dari semua angkatan untuk mensukseskan Reuni Akbar di ulang tahun perak PENS ke 25." tutur Ishyom dalam sambutannya.

Beliau merupakan pelopor IKA PENS. Kemudian di sela sambutannya ia bercerita bahwa sempat mencoba beberapa kali untuk menghidupkan alumni PENS pada beberapa waktu sebelumnya, tapi karena terkendala banyak hal, dan cita-cita itu masih tertunda. Namun kini cita-cita itu telah terwujud. Untuk menindak lanjuti hal ini, di bentuklah koordinasi-koordinasi olehnya.

Mengingat hal tersebut merupakan langkah yang perlu diambil untuk mempermudah koordinasi IKA PENS di tahun-tahun ke depan. Acara dilanjutkan dengan nostalgia kampus oleh para alumni. Terasa telah banyak perbedaan yang mengesankan dibandingkan ketika era para alumni masih duduk di bangku kampus PENS. Foto bersama di lapangan merah menutup serangkaian acara ini.(ziz/mel)