Ingin Pertahankan Gelar Juara, Tim ERISA Siap Hadapi Ajang KRI Nasional 2017


Diterbitkan 3 bulan 2 minggu yang lalu


Ingin Pertahankan Gelar Juara, Tim ERISA Siap Hadapi Ajang KRI Nasional 2017
Photo By : Dokumentasi Peserta

EEPIS Online – Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat Nasional 2017 semakin mendekati hari pelaksanaannya. Perhelatan akbar yang diadakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi ini akan digelar pada 6 - 9 Juli 2017. Pada tahun ini, Universitas Pendidikan Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah dalam ajang tahunan bergengsi ini. KRI Nasional 2017 akan mempertemukan sebanyak 93 tim yang berhasil mencetak kemenangan pada KRI Regional di masing-masing wilayah.

Tidak ketinggalan, tim asal Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) terus mematangkan persiapannya untuk menghadapi  KRI Nasional tahun ini. PENS yang dijuluki sebagai kampus robot, berhasil mengirimkan seluruh perwakilan divisinya pada tingkat nasional. Salah satunya adalah tim ERISA pada divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI). Setelah sebelumnya meraih thropy juara 2 pada Kontes Robot Regional, kini tim ERISA semakin siap untuk bertanding dengan tim lainnya.

“Untuk persiapannya kita membuat schedule untuk kegiatan yang akan dilakukan, dan juga ada beberapa penambahan gerakan tari yang baru pada robotnya,” ucap Citra Larasati salah satu anggota tim ERISA. Telaten adalah kunci yang dipegang tim ini dalam membangun robot andalan mereka.

Tim yang juga dinobatkan sebagai best design dalam ajang KRI Regional IV 2017 ini, terdiri dari 4 anggota. Yakni Citra Larasati sebagai programmer sekaligus  leader dari tim ERISA. Kemudian Wulandari Puspita Sari yang menduduki posisi programmer, Agung Sugiharto pada divisi hardware serta Ibrahim Rabbani sebagai penanggung jawab bagian mekanik. Tim ERISA juga didampingi oleh Novian Fajar Satria S,ST.MT. selaku dosen pembimbing.

Mereka juga berbagi suka duka yang dirasakan selama bekerja sama untuk menyelesaikan misi yang diusung dalam KRI tahun ini. “Yang paling seru itu pas bikin gerakan robotnya agar gemulai dalam menari,” ungkap Citra Larasati yang juga merupakan mahasiswa tingkat tiga Teknik Telekomunikasi.

Misi yang harus diselesaikan pada divisi KRSTI yakni tarian Gending Sriwijaya yang merupakan tarian tradisional masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan. Robot yang tampil dengan teknik dan seni tari terbaik akan dinyatakan sebagai juaranya. Pada tahun sebelumnya, tim ERISA berhasil dinobatkan sebagai juara pertama pada divisi KRSTI. Semoga di tahun ini, mereka bisa mempertahankan gelar juara dan tim PENS kembali membawa pulang thropy Juara Umum pada KRI Nasional 2017. (azf/zya)





Komentar

    Nama
    Email
    Komentar

    9 + 7 =