Surabaya, pens.ac.id – Sebagai upaya pemanfaatan teknologi yang sedang berkembang sebagai sarana edukasi kepada anak-anak, PyBot dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang mana merupakan perusahaan startup berbasis teknologi, usai menggelar kegiatan Workshop dan Kompetisi Robot tingkat SD/MI se-Surabaya pada Sabtu (8/12). Kegiatan ini diikuti oleh 27 peserta dari sembilan sekolah dasar yang ada di Surabaya. Bertempat di Hall Gedung D4 PENS dan Laboratorium Pemrograman Realtime, pada workshop tersebut turut digunakan Robot Sumo sebagai bahan pembelajaran.

Dihelat sejak pukul 08.00 WIB, kegiatan yang digelar petama kalinya ini dibuka dengan sambutan dari Chief Executive Officer (CEO) PyBot yakni Ricky Setiawan. Pada awal kegiatan disampaikan materi pengenalan robot dan lomba, guna membuka wawasan mengenai perkembangan dan pentingnya belajar robot. Peserta yang hadir turut didampingi oleh pembina dan orang tua.

PyBot yang berawal dari seleksi Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT), hingga berhasil lolos pendanaan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Ristek Dikti) kali ini memberikan edukasi sebagai bentuk pengabdian masyarakat. “Disini sebagai upaya untuk mengenalkan produk kami dan pengabdian masyarakat, kami juga ingin membuat sebuah acara yang mengedukasi adik-adik untuk mengenal dan belajar robot sejak dini,” ungkap Azifah Zusrina Devy, selaku ketua pelaksana kegiatan. Tidak sekedar diberikan materi, siswa juga dibekali pemahaman bagaimana membuat robot melalui simulasi perakitan dan testing robot.

Dalam kompetisi tersebut terdapat tiga perlombaan, diantaranya sumo, ballon dan labirin. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya serangkaian acara. Di penghujung acara, terdapat pengumuman pemenang dari kompetisi robot ini. Tidak hanya itu, dibagikan pula satu paket robot sebagai pembelajaran siswa kedepannya. “Seneng banget, disini saya dapat pengalaman bermain robot dengan bagus apalagi kami sendiri juga hobi bermain robot. Semoga acara ini diadakan kembali,” tutur Edgar, salah satu peserta kompetisi. (biy/umi)