Jombang, pens.ac.id – Pemanfaatan teknologi elektronika untuk mendukung pelayanan publik terus dikembangkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Kali ini, tim Pengmas Program Studi D3 Teknik Elektronika PENS menghadirkan media informasi berbasis running text di Kantor Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada 10 Oktober 2026.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Pemerintah Desa Cukir terhadap media penyampaian informasi yang lebih efektif dan mudah diakses masyarakat. Sebagai pusat pelayanan publik, kantor desa memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai pengumuman dan informasi kepada warga. Namun, penyampaian informasi melalui media konvensional berpotensi kurang menarik perhatian masyarakat yang berkunjung ke kantor desa. Menjawab kebutuhan tersebut, tim Pengmas PENS yang diketuai oleh Khairurizal Alfathdyanto, S.T., M.T. menghadirkan teknologi running text sebagai sarana informasi elektronik. Tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Program Studi D3 Teknik Elektronika PENS. Perangkat tersebut menampilkan tulisan berjalan yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai pengumuman secara dinamis, sehingga informasi lebih mudah terlihat oleh masyarakat.

Penerapan teknologi ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan keilmuan elektronika untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan masyarakat. Melalui implementasi perangkat elektronik, tim PENS berupaya menghadirkan alternatif media informasi yang lebih praktis dan menarik dibandingkan penyampaian pengumuman yang hanya mengandalkan media konvensional. Perangkat running text telah berhasil dipasang di Kantor Desa Cukir dan berfungsi dengan baik dalam menampilkan informasi. Kehadiran media elektronik ini memberikan tambahan fasilitas bagi perangkat desa dalam menyampaikan pengumuman kepada masyarakat. Selain itu, penggunaan tampilan digital juga berpotensi mengurangi kebutuhan pencetakan pengumuman secara berulang.
Keberadaan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan keterjangkauan informasi bagi masyarakat, khususnya warga yang datang untuk mengakses layanan di kantor desa. Dengan tampilan tulisan berjalan yang dinamis, informasi yang disampaikan diharapkan lebih mudah menarik perhatian dan dibaca oleh masyarakat. Untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, tim Pengmas PENS berencana melakukan pemantauan terhadap kondisi dan pemanfaatan perangkat. Langkah ini juga diperlukan untuk mengidentifikasi kendala teknis yang mungkin muncul selama penggunaan. Kerja sama dengan Pemerintah Desa Cukir diharapkan dapat terus berlanjut melalui pengembangan penerapan teknologi elektronika lainnya sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PENS terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di masyarakat. (Hum-dz)

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 