Raih Tiga Medali, Mahasiswa PENS Ukir Prestasi di Ajang PORSENI XV Politeknik se-Indonesia 2026

by | Aug 7, 2026 | Headline Post, Prestasi

Surabaya, pens.ac.idKembali menorehkan prestasi di kancah nasional, tiga mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses membawa pulang deretan medali pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Politeknik se-Indonesia 2026. Kompetisi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini dikoordinasi oleh Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BAKORMA) Politeknik se-Indonesia dan dilangsungkan secara luring di Politeknik Negeri Medan pada 23 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Bersaing dengan delegasi dari 48 Politeknik di seluruh Indonesia, tiga mahasiswa PENS berhasil mengukir prestasi pada cabang olahraga dan seni. Muhammad Rafli Jordan dari Program Studi Diploma Tiga Teknik Elektro Industri berhasil meraih medali perak pada cabang olahraga pencak silat nomor Kelas F (70–75 kg) Putra. Dalam persiapannya, Rafli Jordan mendapat pendampingan dari Faridatun Nadziroh, S.S.T., M.T. selaku dosen pembimbing pencak silat.

Prestasi lainnya dipersembahkan oleh Hasnah Aulia Zahra dari Program Studi Diploma 3 Teknologi Multimedia dan Broadcasting yang sukses meraih medali perak pada cabang seni baca puisi nomor perorangan putri. Persiapan Hasnah dalam menghadapi kompetisi tersebut turut didampingi oleh Dr. Fardani Annisa Damastuti, S.ST., M.T. selaku dosen pembimbing puisi.

Sementara itu, Hashifatulkarimah dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Informatika berhasil menyumbangkan medali perunggu pada cabang seni kaligrafi nomor Umum Latin Putri. Dalam proses persiapannya, Hashifa mendapat bimbingan dari Zakha Maisat Eka Darmawan, S.ST., M.T. selaku dosen pembimbing kaligrafi.

Pada edisi kali ini, PORSENI melombakan total 17 cabang olahraga dan 8 cabang seni. Dari puluhan cabang tersebut, delegasi PENS turut berpartisipasi pada lima bidang, yakni karate, pencak silat, catur, baca puisi, serta kaligrafi.

Perjalanan para delegasi untuk mewakili PENS di ajang nasional ini tentu harus melewati proses persiapan yang matang. Terkait proses tersebut, Hashifa menjelaskan bahwa tahapan penjaringan telah bergulir sejak awal tahun.

“Pendaftaran atlet diadakan sekitar bulan Februari 2026, dilanjutkan dengan seleksi berkas, wawancara, dan sebagainya, hingga terpilih perwakilan atlet untuk kontingen dari PENS,” ungkapnya.

Perjalanan menuju podium juara rupanya tak lepas dari berbagai tantangan. Selain manajemen waktu yang bertepatan dengan momen krusial akademik seperti Ujian Akhir Semester (UAS) hingga pengerjaan Tugas Akhir (TA), terdapat pula kendala teknis di lapangan, yaitu penyesuaian mendadak terhadap peraturan pertandingan terbaru. Meskipun dihadapkan pada berbagai kendala tersebut, delegasi PENS sukses membuktikan kemampuannya dengan meraih gelar juara. Merespons pencapaian ini, Hasnah turut mengungkapkan rasa syukurnya.

“Seolah semua rasa takut, sakit, lelah, sampai rasa tidak percaya diri untuk sesaat, semuanya terbayar. Saya akhirnya membawa pulang sesuatu yang dua tahun lalu belum berhasil saya bawa pulang, sebuah medali,” tuturnya.

Menutup kebanggaan ini, Muhammad Rafli Jordan turut menyampaikan harapannya bagi institusi. “Mungkin ke depannya bisa diadakan training center bagi atlet yang ingin mengikuti kejuaraan dan semoga kontingen PENS dapat menyumbangkan lebih banyak atlet di kesempatan berikutnya,” pungkas Jordan.

Capaian tiga medali tersebut menjadi bukti bahwa prestasi mahasiswa PENS tidak hanya lahir dari kemampuan dan kerja keras mahasiswa, tetapi juga melalui proses pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan dari para dosen pembimbing. Dukungan tersebut diharapkan dapat terus mendorong mahasiswa PENS untuk berprestasi dan membawa nama institusi pada berbagai ajang nasional maupun internasional. (ent-san)

Post Terbaru

wpChatIcon
wpChatIcon