Tingkatkan Kompetensi Digital Talenta Muda, Komdigi Gandeng PENS dalam Pelaksanaan Program Digitalent 2026

by | Jul 19, 2026 | Berita

Surabaya, pens.ac.id – Guna mewujudkan SDM yang kompeten di bidang teknologi informasi, Pusat Pengembangan Talenta Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) menggandeng PENS sebagai mitra dalam pelaksanaan pelatihan Digital Expertise (DEX) yang dilangsungkan sejak Jumat (12/6), hingga Kamis (31/12), mendatang. Program yang dinaungi oleh Digital Talent Scholarship atau Digitalent 2026 ini menghadirkan 11 pilihan kelas pelatihan teknologi informasi dari tingkat dasar hingga menengah. Melalui metode pembelajaran mandiri pada platform Learning Management System (LMS) milik Komdigi, pelatihan tersebut dihadirkan guna membekali talenta muda dengan keterampilan teknis praktis serta sertifikasi resmi agar mahasiswa siap bersaing di ekosistem industri teknologi masa kini.

Tercatat sebanyak 942 mahasiswa dari tujuh program studi di PENS turut berpartisipasi aktif pada pelatihan ini. Ketujuh program studi yang berkaitan erat dengan bidang teknologi informasi tersebut meliputi Teknik Telekomunikasi, Teknologi Rekayasa Internet, Teknik Informatika, Teknik Komputer, Teknik Elektronika, Teknik Mekatronika, dan Sains Data Terapan. Secara rinci, pilihan kelas yang tersedia mencakup tingkat Fundamental dan Intermediate untuk bidang Associate Network Administrator, Associate Computer Network Technician, Optic Installation & Activation Technician, serta Associate Device Engineer (IoT). Adapun pada bidang keilmuan keamanan siber, tersedia tiga tingkatan kelas yang terdiri atas Fundamental of Cybersecurity, Intermediate HCIA Cybersecurity, hingga Final Courses & Certificate Cybersecurity.

Pelaksanaan pelatihan secara daring dalam rentang waktu yang cukup panjang ini tentu bukan tanpa tantangan. Haniah Mahmudah, S.T., M.T., selaku perwakilan institusi PENS yang mengawal jalannya program ini, mengungkapkan bahwa kendala utamanya adalah menjaga konsistensi peserta karena jadwal pelaksanaannya beririsan dengan masa libur semester hingga masa perkuliahan aktif. Meski demikian, antusiasme peserta dinilai sangat baik karena sertifikat resmi dari Komdigi nantinya dapat dikonversi menjadi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Beliau turut berharap agar mahasiswa PENS dapat memaksimalkan momentum ini untuk mengasah keahlian mereka. “Tantangannya memang mahasiswa harus tetap mengikuti pelatihan ini di masa liburannya. Namun, selesai pelatihan ini, peserta bisa mengikuti program pascapelatihan yang diselenggarakan oleh Komdigi, di mana nantinya akan ada pemilihan untuk mendapatkan sertifikasi internasional secara gratis, dan tentunya akan dipertemukan dengan pihak industri,” tuturnya. (ent-san)

Post Terbaru

wpChatIcon
wpChatIcon