Dies Natalis ke-38 PENS: Meneguhkan Peran Kampus Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045

by | Jun 4, 2026 | Berita, Galeri Foto, Headline Post, Kegiatan Kampus

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) memperingati Dies Natalis ke-38 dengan meneguhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan yang menghasilkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat. Momentum ini menjadi refleksi atas peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045 melalui semangat Kampus Berdampak yang ditekankan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dalam orasi ilmiahnya. 

Dalam orasinya, Prof. Fauzan menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud secara otomatis. Kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui investasi berkelanjutan pada sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Perguruan tinggi memiliki posisi sentral sebagai penghasil pengetahuan sekaligus penggerak transformasi sosial yang mampu menjawab persoalan nyata bangsa. 

Menurutnya, amanat tersebut sejatinya telah tertuang dalam konstitusi negara. Pembukaan UUD 1945 menegaskan tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sementara Pasal 31 ayat (5) mengamanatkan pemerintah untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pendidikan tinggi bukan sekadar penyelenggara pendidikan, melainkan instrumen strategis pembangunan nasional. 

Peringatan Dies Natalis ke-38 PENS berlangsung pada saat Indonesia menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Bonus demografi yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada tahun 2045 menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Pada saat yang sama, angka pengangguran, kemiskinan, kesenjangan akses pendidikan tinggi, serta kebutuhan tenaga kerja berkompetensi tinggi masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. 

“Kampus tidak boleh hanya menjadi menara gading. Kampus harus hadir di tengah masyarakat, menghasilkan inovasi yang relevan, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan bangsa,” menjadi pesan utama yang mengemuka dalam semangat Kampus Berdampak. Perguruan tinggi didorong untuk tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan teknologi yang dapat dirasakan secara luas. 

Sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang berfokus pada bidang elektronika, teknologi informasi, kecerdasan buatan, energi, dan otomasi industri, PENS telah menunjukkan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem inovasi nasional. Berbagai capaian internasional yang diraih menjadi bukti bahwa perguruan tinggi vokasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global sekaligus memberikan manfaat bagi pembangunan dalam negeri. 

Berdasarkan Scimago Institutions Rankings 2026, PENS menempati posisi sebagai Politeknik Terbaik di Asia Tenggara dan masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik Asia pada bidang Industrial and Manufacturing Engineering, Computer Science, serta Energy. Prestasi tersebut mencerminkan konsistensi PENS dalam membangun budaya akademik, riset terapan, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat. 

Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan 38 tahun PENS merupakan perjalanan transformasi yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan institusi, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi bangsa. Dari kampus yang lahir sebagai bagian dari ITS pada tahun 1988 hingga menjadi perguruan tinggi negeri mandiri, PENS terus berkembang menjadi pusat pendidikan vokasi teknologi yang menghasilkan talenta unggul dan inovasi berdampak. 

Sejalan dengan gagasan yang disampaikan Prof. Fauzan, PENS memandang bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia harus diubah menjadi keunggulan berbasis pengetahuan dan teknologi. Hilirisasi industri, transformasi digital, pengembangan energi berkelanjutan, serta penguatan kemandirian teknologi nasional membutuhkan dukungan riset dan inovasi yang kuat dari perguruan tinggi. 

Melalui Dies Natalis ke-38 ini, PENS mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, industri, masyarakat, media, dan perguruan tinggi—untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem inovasi nasional. Dengan semangat Kampus Berdampak, PENS berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas, riset yang relevan, serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempercepat terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Humas)

Post Terbaru