Surabaya, pens.ac.id – Lapangan Merah Gedung Diploma Tiga Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dipadati oleh segenap sivitas akademika dalam kegiatan Pembukaan Dies Natalis ke-38 PENS pada Kamis (21/5). Mengusung tema “Kolaborasi Inovasi Berdampak untuk Kemandirian Teknologi Bangsa”, agenda tersebut menampilkan defile atau arak-arakan oleh enam kontingen yang meliputi tenaga kependidikan (tendik), jajaran jurusan mulai Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer, Jurusan Teknik Mekanika dan Energi, Jurusan Teknologi Multimedia Kreatif, serta Jurusan Teknik Elektro, hingga program Pascasarjana dan mahasiswa internasional. Kolaborasi internal ini menjadi salah satu pembeda dari perayaan tahun-tahun sebelumnya sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi bangsa.
Perayaan pembukaan kali ini dikoordinasikan oleh Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Nailussa’ada, S.ST., M.Tr.Kom., selaku ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa poin utama dari tema pembukaan adalah kolaborasi internal yang tecermin dari kehadiran seluruh sivitas akademika di Lapangan Merah tersebut. “Tahun ini kami mengusung kolaborasi internal sebagai poin utama yang diwujudkan melalui acara pembukaan. Oleh karena itu, kami mengundang seluruh sivitas akademika, mulai jajaran direksi, dosen, hingga mahasiswa,” ungkap Nailussa’ada. Ia juga menambahkan bahwa seluruh pihak disatukan dalam satu kegiatan tanpa ada batasan pemisah. “Langkah ini diambil agar esensi kolaborasi tersebut benar-benar nyata.”
Nailussa’ada juga mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ke depan akan lebih banyak melibatkan kolaborasi internal maupun eksternal, termasuk melalui turnamen olahraga dan bakti sosial yang bermitra dengan berbagai pihak di PENS. Sejalan dengan semangat kebersamaan tersebut, Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Dies Natalis ke-38 PENS ini. “Pada perayaan ke-38 tahun ini, saya berharap PENS tidak hanya unggul dalam pengembangan teknologi, tetapi juga mampu menjadi penyokong kemandirian teknologi bangsa,” tuturnya. Ia pun menegaskan bahwa baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, PENS harus senantiasa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. (ddp)