Surabaya, pens.ac.idInstitute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) Student Branch (SB) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses meraih penghargaan sebagai 10 Besar Student Branch 2026 serta Best Social Technology Development Program dalam forum Indonesia Student Congress (ISC) & Awarding Day 2026 yang digelar pada Sabtu (20/12), di Auditorium Indro Suwandi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Forum yang diinisiasi oleh IEEE Indonesia Section bersama IEEE SB Universitas Indonesia dan IEEE SB Politeknik Negeri Jakarta ini menjadi wadah kolaborasi bagi komunitas mahasiswa dan penggerak IEEE untuk berbagi capaian program, menampilkan inovasi, serta memberikan penghargaan melalui awarding ceremony. Dalam gelaran tersebut, IEEE SB PENS menghadirkan dua perwakilan utama, yaitu Dafit Ody Endriantono dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika selaku Ketua Umum IEEE SB PENS serta Mohamad Yusuf Dwi Atmaja dari Program Studi Teknik Elektro Industri. 

Meski baru dibentuk pada Maret 2025, IEEE SB PENS mampu membangun lingkungan organisasi yang sangat produktif, terbukti dengan perolehan dua penghargaan dalam forum ISC & Awarding Day 2026. Dalam waktu kurang dari satu tahun, IEEE SB PENS melaksanakan 11 kegiatan strategis yang dilaporkan secara tertib dan berdampak signifikan, mulai penguatan fondasi internal antaranggota, studi banding dengan IEEE SB Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, pelaksanaan program pengabdian masyarakat, pelatihan penulisan karya ilmiah, berbagi wawasan terkait karier di luar negeri bagi mahasiswa, serta penyelenggaraan forum ilmiah International Electronics Symposium (IES) sebagai wadah unjuk kualitas riset anggota PENS. Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan IEEE SB PENS sebagai 10 Besar Student Branch 2026

Selain itu, IEEE SB PENS juga meraih penghargaan Best Social Technology Development Program berkat keberhasilannya dalam menjembatani riset teknologi tingkat tinggi dengan kebutuhan praktis masyarakat. Fokus utama inovasinya terletak pada ketahanan pangan dan edukasi teknologi terapan, seperti Teknologi Akuaponik Terintegrasi yang memungkinkan budidaya ikan dan tanaman dilakukan secara bersamaan dalam satu ekosistem hemat lahan dan air serta Inovasi Akuakultur Edukatif yang membahas tentang metode akuakultur modern dan dipublikasikan kepada siswa-siswi SMKN 10 Surabaya. Berkat inovasi ini, diharapkan IEEE SB PENS mampu untuk berdampak nyata bagi masyarakat luas. “Harapan ke depannya adalah agar IEEE SB PENS terus tumbuh secara berkelanjutan dengan memanfatkan peluang pendanaan riset, program pengabdian masyarakat internasional, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan teknologi di Indonesia,” tutur Dafit Ody Endriantono selaku Ketua Umum IEEE SB PENS. (ddp)