Surabaya, pens.ac.id – Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses meraih prestasi pada Final Kompetisi Inovasi Kota Surabaya (INOVBOYO) yang dilaksanakan di Balai Pemuda Surabaya dan diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (BAPPEDALITBANG) Kota Surabaya, Rabu (17/12). Kegiatan yang diikuti oleh lingkungan perangkat daerah, masyarakat umum, pelajar, hingga ASN ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah dan masyarakat umum. Setelah melalui rangkaian seleksi, Tim ARUPONIC meraih Juara Harapan 1 dalam kategori Website/Mobile Apps dan Tim Swara memborong Juara Harapan 3 beserta Juara Pameran untuk kategori Agribisnis dan Energi Terbarukan.
Kompetisi ini berisi penjaringan gagasan dan solusi kreatif untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Dengan mengusung tema “Demokratis Inovasi: Setiap Warga adalah Inovator”, kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi tidak lagi eksklusif milik kalangan tertentu, melainkan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari Pedagang Kaki Lima hingga pelaku startup. Terdapat 5 kategori dalam kompetisi ini, yaitu Inovasi Daerah, Teknologi Berbasis Web/Digital, Agribisnis dan Energi Terbarukan, Sosial dan Kependudukan, serta INOVBOYO Young Heroes.
Pada kompetisi ini, Tim ARUPONIC menampilkan inovasi berupa sistem kontrol cerdas berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dan terintegrasi dengan aplikasi smart aquaponic untuk membantu operasional pertanian modern, khususnya dalam budidaya ikan dan sayuran secara bersamaan. Dengan sistem real-time monitoring, Artificial Intelligence (AI) anomaly detector, serta otomatisasi dan respons yang cepat, teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi atas kompleksitas operasional akuaponik, masalah lingkungan dari pertanian konvensional, serta stunting dan ketahanan pangan di perkotaan. Inovasi milik tim beranggotakan Dafit Ody Endriantono dari Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika, Muhammad Krisnanda Vilovan Saputra dari Prodi Sarjana Terapan Sains Data Terapan, serta Saifullah Ahmad Musyanto Sarjana Terapan Teknik Informatika ini memiliki keunggulan prediksi dan deteksi kegagalan, kkalabilitas komunitas, serta tingkat presisi yang tinggi. “Inovasi kami telah divalidasi oleh lembaga seperti InnovateHer Academy dan sedang diuji secara intensif di lokasi nyata (pilot sites) untuk memastikan reliabilitas teknisnya,” ujar Davit Ody Herdianto.
Selain itu, terdapat pula Tim Swara dengan anggota Alfin Salmanfarihin, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sistem Pembangkit Energi, serta Aulia Nurzahra Anantiyo, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sains Data Terapan, yang menyuguhkan teknologi berbasis web/mobile untuk menangani sampah, khususnya di daerah Surabaya, pada daerah perairan seperti sungai dan danau. Inovasi ini tercipta dari keresahan akan tumpukan sampah di sungai sekitar kampus yang kerap menjadi pemicu bencana ekologis seperti banjir. Sistem ini bekerja melalui laporan masuk yang dilakukan oleh pengguna terkait kondisi sungai tercemar yang akan divalidasi secara otomatis oleh stakeholder dan ditindaklanjuti sesuai dengan urgensi kondisi sungai melalui kerja sama dengan masyarakat. “Aplikasi ini dapat digunakan oleh seluruh kalangan, baik untuk melaporkan kondisi sungai maupun melakukan pemantauan secara bersama sehingga masyarakat juga dapat terlibat aktif dalam melestarikan lingkungan,” ujar Aulia Nurzahra Anantiyo.
Keberhasilan mereka dalam kompetisi ini menunjukkan PENS dapat meraih prestasi melalui inovasi yang diciptakan. Melalui kompetisi ini, mahasiswa PENS diharapkan dapat termotivasi untuk meningkatkan capaian prestasi, khususnya dalam bidang teknologi dan inovasi. “Saya berharap mahasiswa PENS tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga peka dan berperan aktif dalam menyelesaikan masalah nyata yang ada di sekitar,” ujar Davit. Semangat mereka dalam meraih juara menjadi harapan besar dalam memotivasi mahasiswa guna memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (fas-ENT)