Surabaya, pens.ac.id – Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Raisha Auwliya Luth Najwa dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Multimedia, sukses mengikuti Indonesia Future Leaders Camp (FLC) Regional 4 yang dilaksanakan pada Selasa (18/11), hingga Jumat (21/11). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini dihadiri oleh 60 mahasiswa terpilih dari Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pada penyelenggaraan pertamanya, gelaran yang berlokasi di Gedung Rektorat Universitas Negeri Surabaya tersebut bertujuan untuk mempersiapkan calon pemimpin muda Indonesia yang kritis, inovatif, dan berintegritas.

Dengan mengusung tema “Leadership for Impact: Pengalaman Kepemimpinan yang Berdampak dan Gagasan untuk Masa Depan Indonesia”, program tersebut dirancang sebagai wadah penguatan kepemimpinan strategis bagi para ketua dan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun organisasi ekstra kampus di seluruh Indonesia. Gelaran tersebut dibagi menjadi lima regional, yaitu Sumatera, Sulawesi, Kalimantan/Bali/Nusa Tenggara, Jawa I (Jakarta, Jawa Barat, Banten), serta Jawa II (Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta) yang diikuti sebanyak 60 peserta per-regionalnya. Setelah melalui rangkaian seleksi yang diberikan, para peserta akan mengikuti kegiatan yang berisi bootcamp tentang kepemimpinan, kebijakan publik, pengembangan karakter, dan sharing session bersama sejumlah tokoh nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Raisha mendapatkan berbagai pengalaman baik dari narasumber maupun peserta. Mahasiswa yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PENS itu bertemu dengan beragam individu yang aktif dan memiliki pemikiran kritis. Salah satu momen berkesan yang ia rasakan adalah ketika ia harus merumuskan satu usulan kebijakan bersama teman-temannya hanya dalam waktu satu jam. “Kami harus menganalisis masalah, merumuskan aturan, menyusun visi misi, hingga merancang solusi yang harus dilakukan bersama-sama. Dengan menyatukan perspektif dan ilmu yang kami miliki, semuanya dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Para peserta, khususnya dari PENS, diharapkan dapat mengambil pengalaman yang didapatkan melalui Indonesia Future Leaders Camp ini. “Dari keseluruhan proses ini, aku semakin sadar bahwa kompetisi di luar kampus sangat luas dan mereka adalah individu-individu yang luar biasa serta bermimpi besar. Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat ekosistem kepemimpinan mahasiswa di Indonesia,” ujarnya.(fas-ENT)