Surabaya, pens.ac.id – Sebagai penutup dari serangkaian kegiatan PENS Sehat, Kementerian Kesejahteraan Mahasiswa (Kesma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) telah usai menggelar kegiatan Check Up Kesehatan. Bertempat di Hall Gedung D4 PENS, kegiatan yang berlangsung selama dua hari (11,14/5) ini ramai didatangi pengunjung. Tidak menunggu waktu lama, dalam hitungan menit, 60 tiket antrian Check Up Kesehatan gratis raib diserbu mahasiswa tiap harinya.

Di hari pertama, Pelaksanaan Check Up Kesehatan dikhususkan kepada mahasiswa tingkat akhir (TA). Deviyanti Hutari selaku Ketua Pelaksana mengungkapkan bahwa hal tersebut bertujuan untuk membekali para mahasiswa supaya lebih mengetahui kondisi kesehatannya sebelum terjun ke dunia kerja. Sedangkan pada hari kedua, Check Up Kesehatan dibuka secara umum bagi mahasiswa PENS. Sama halnya dengan tahun kemarin, kegiatan tersebut bekerja sama dengan Tim Bantuan Medis Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap (KPLA) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR).

Pemeriksaan diawali dengan pengecekan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol dalam tubuh. Dalam kesempatan ini Tim Bantuan Medis KPLA FK UNAIR juga membagikan informasi mengenai kadar normal gula darah, asam urat dan kolesterol melalui selebaran. Dilanjut dengan pengecekan tekanan darah, mahasiswa juga berkesempatan konsultasi secara langsung kepada petugas kesehatan mengenai kondisi kesehatannya. Diakui Kuslita Ardhiani, mahasiswa jurusan Teknik Komputer, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat khususnya bagi mahasiswa TA. “Karena banyak waktu kami berada di kampus, jadi memudahkan sekali buat kami untuk bisa Check Up Kesehatan,” imbuh Kuslita.

Dimulai sejak pukul 18.00 WIB, Check Up kali ini hanya terbatas untuk 120 mahasiswa. Terbatasnya kuota tersebut menjadikan tidak semua mahasiswa berkesempatan melakukan Check Up. Sehingga diharap kedepannya kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan semakin bertambah kuota peserta di tiap tahunnya. “Semoga kuotanya bisa nambah agar semua mahasiswa bisa ikut Check Up, selain itu juga agar mahasiswanya ketika masuk PENS dalam kondisi sehat, keluarnya pun juga sehat,” ungkap Kuslita. (dya/ani)