EEPIS Online – Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS)
senantiasa aktif di berbagai kegiatan baik akademik maupun non akademik. Salah
satu kegiatan non akademik yang kerap menjadi perhatian adalah kegiatan
beberapa organisasi mahasiswa. Selasa, (23/1) organisasi mahasiswa tertinggi di
PENS yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PENS dan Dewan Perwakilan Mahasiswa
(DPM), telah usai melaksanakan prosesi serah terima jabatan. Serah terima
jabatan ini dilakukan secara simbolik sebagai wujud pergantian estafet
kepemimpinan antara kepengurusan periode 2017/2018 dengan kepengurusan periode
2018/2019.

Kegiatan yang berlangsung
di Gedung Teater D3 ini, mengundang seluruh jajaran BEM, Dewan Perwakilan
Mahasiswa (DPM) dan keluarga mahasiswa PENS. Dalam momentum sakral ini, turut
hadir Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan yakni Ir. Anang Budikarso, MT. serta
Novian Fajar Satria, S.ST., MT. selaku Kepala Pusat Minat, Bakat dan Organisasi
Mahasiswa. Pada momen ini pula, Paminto Nugroho selaku Presiden BEM PENS
2017/2018, menyampaikan pidato terakhir kepemimpinannya dihadapan seluruh
keluarga mahasiswa PENS. Suasana pun semakin larut, saat di akhir acara
terdapat pemutaran video dokumenter kegiatan BEM PENS 2017/2018.

Kegiatan kemahasiswaan
seperti organisasi, akan melatih
softskill
mahasiswa dan tidak didapat pada
perkuliahan. "Menjadi bagian dari organisasi adalah suatu pembelajaran
tersendiri. Saya harap, dengan kepemimpinan baru ini bisa melanjutkan apa yang
telah diperjuangkan sebelumnya," tutur Paminto Nugroho selaku Presiden BEM
PENS 2017/2018. Ia menambahkan bahwa ada tiga hal yang menjadi titik berat
dalam kehidupan di PENS yakni optimal, harmoni dan kontribusi yang harus tetap
dimaksimalkan agar BEM dan keluarga mahasiswa PENS menjadi lebih baik lagi.

"Saat terpilih
menjadi presiden BEM, yang saya rasakan campur aduk. Saya sadar bahwa menjadi
presiden BEM bukan jalan lurus yang penuh dengan tepuk tangan. Saya akan
berusaha amanah sampai akhir," ujar Achmad Faiq Naufal selaku Presiden BEM
PENS 2018/2019. Ia berharap, kedepannya seluruh elemen keluarga mahasiswa PENS
dapat terus bergerak menuju arah yang lebih baik lagi. "Kehidupan
mahasiswa semakin dinamis, jangan sampai hilang budaya di PENS. Jangan sampai
hilang sopan santun dari mahasiswa," imbuhnya.
(tts/meg)