Tim EGO PENS Akan Cetar ke Jepang

by | Dec 12, 2012 | Berita

EEPIS-Online(12/12), Satu prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh mahasiswa PENS. Pada hari Rabu (5/12) tim EEPIS Green Organization (EGO) berhasil menjadi "The Big Six" dalam Youth Competition for Disaster Education yang diselenggarakan oleh Japan Foundation, Jakarta. Kompetisi tersebut merupakan salah satu bentuk kerjasama antara pemerintah Jepang dan Indonesia dalam pengetahuan penanganan bencana alam. Ya, tim tersebut akan segera tercetar ke Jepang untuk mengikuti pelatihan penanganan bencana alam. Bagaimana ceritanya?

"tim_EGO_PENS.jpg"Setelah melalui berbagai proses seleksi yang panjang, akhirnya terpilihlah enam tim yang menjadi pemenang akan berangkat sebagai wakil Indonesia ke Jepang untuk berbagi pengetahuan tentang penanganan bencana yang ada di Jepang. Salah satu nya tim EGO yang merupakan perwakilan dari PENS. Mereka berhasil menyisihkan 20 finalis dari 138 pendaftar yang berasal dari perwakilan universitas-universitas ternama di Indonesia. Tim yang terdiri dari Robiatul Kamelia, Fitri Ayu Wulandari , Widya Wahyudi Sugiarto, dan Rifqi Fauzi ini mendapatkan info tentang kompetisi tersebut dari salah satu situs jejaring sosial. Persiapan mereka untuk mengajukan formulir aplikasi pendaftaran ini pun cukup singkat, dalam waktu satu bulan mereka menyusun ide-ide dan menyiapkan pengisian application form yang dikirimkan dalam kompetisi tersebut. Tim ini membuat fitur-fitur yang berhubungan dengan teknologi tapi juga bisa membantu masyarakat awam dalam pemberian informasi penanganan bencana yang ada di Indonesia, yang mereka beri nama Sahana.

20 tim yang terpilih diharuskan untuk mempresentasikan ide-ide mereka dalam hal penanganan bencana. Pada presentasi ini, peserta wajib menggunakan bahasa inggris, peserta diberikan waktu selama 5 menit untuk presentasi dan 7 menit untuk sesi tanya jawab oleh tim penilai. Tim penilai kompetisi ini berasal dari LIPI, Japan Foundation, perwakilan dari Konsulat Jendral Jepang, JICE, dan JICA. Pemenang dalam kompetisi ini akan diberangkatkan ke Jepang pada akhir bulan februari 2012 nanti. Disana para tim pemenang akan belajar dan bertukar ilmu tentang penanganan bencana dari Jepang. Jepang yang dikenal memiliki kemampuan yang bagus dalam bencana alam menjadi salah satu alasan kompetisi ini diadakan.

Dengan bimbingan Ir. Wahjoe Tjatur Sesulihatien, MT mereka membuat sebuah sistem informasi bencana(sahana.eepis-its.edu) sebagai pusat informasi bencana yang terjadi di Indonesia. Selain itu, di dalam situ tersebut terdapat aplikasi GIS(Geograpic Informatic System) dalam bentuk V-class yang terdiri atas langkah-langkah pembelajaran GIS dan bisa diakses oleh siswa setingkat Sekolah Menengah Atas. Mereka juga menyelipkan game dalam bentuk android yang bisa diakses oleh anak-anak. Ide tentang pembuatan sistem informasi ini didasari dari keinginan mereka untuk menangani bencana dengan kemampuan/background yang mereka punya, dalam bidang teknik.

"Untuk persiapan ke Jepang nanti, kami akan mensosialisasikan ide-ide yang telah kami buat kepada masyarakat agar mereka menjadi lebih tanggap dengan bencana alam yang terjadi di sekitas mereka, setelah itu sepulang dari Jepang nanri kami juga akan sharing kepada masyarakat untuk penanganan bencana alam yang tepat," ujar Widya Wahyudi Sugiarto, salah satu tim EGO PENS. Dengan perwujud-an kerjasama antara pemerintah Jepang dan Indonesia seperti ini diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat Indonesia tentang penanganan bencana alam.(and/ryo/rar)

Post Terbaru