ANTARAGA, Smartband AI Karya Mahasiswa PENS untuk Memantau Indikator Kesehatan dan Risiko Stroke

by | Oct 19, 2026 | Berita, Kegiatan Mahasiswa, Penelitian

Surabaya, pens.ac.id — Menggabungkan teknologi sensor optik, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan aplikasi mobile, mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengembangkan ANTARAGA, sebuah inovasi smartband yang dirancang untuk mendukung pemantauan indikator kesehatan dan risiko stroke iskemik pada lansia. Inovasi ini memadukan perangkat wearable dengan sistem pengolahan data untuk menghadirkan informasi kesehatan dan peringatan dini yang dapat diakses oleh keluarga.

ANTARAGA mengusung teknologi Photoplethysmography (PPG) multi-wavelength yang memanfaatkan tiga panjang gelombang cahaya untuk membaca karakteristik aliran darah di bawah permukaan kulit. Teknologi ini menjadi bagian utama perangkat dalam mengumpulkan data fisiologis pengguna. Data tersebut kemudian dikirimkan ke server cloud untuk diproses menggunakan algoritme machine learning, yaitu Support Vector Regression (SVR) dan XGBoost.

Melalui pemrosesan berbasis AI, ANTARAGA dirancang untuk mengestimasi sejumlah parameter kesehatan, meliputi tekanan darah, glukosa, kolesterol, dan asam urat. Hasil estimasi tersebut selanjutnya digunakan untuk mengelompokkan tingkat risiko stroke iskemik ke dalam tiga kategori, yakni rendah, sedang, dan tinggi.

Sistem ini terintegrasi dengan aplikasi mobile yang dapat digunakan anggota keluarga untuk menerima notifikasi ketika terdeteksi peningkatan risiko berdasarkan hasil analisis sistem. Integrasi tersebut memungkinkan informasi dari perangkat smartband diteruskan menjadi peringatan yang dapat membantu keluarga meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan tindak lanjut ke fasilitas kesehatan.

Pengembangan ANTARAGA dilakukan oleh tim mahasiswa PENS yang terdiri atas Kadek Savita Dyutianaya, Kalyana Daeva Ali, Adam Kandias, Jonzeven La Royba, dan Ni Komang Diah Pratiwi, dengan dosen pendamping Agrippina Waya Rahmaning Gusti, S.T., M.T.

ANTARAGA telah melalui tahap evaluasi dan validasi awal terhadap belasan relawan serta memperoleh Hak Cipta Program Komputer. Tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya tim untuk mengembangkan gagasan menjadi produk teknologi yang fungsional. Pengujian dan validasi lebih lanjut tetap diperlukan untuk mengevaluasi kinerja sistem secara menyeluruh sebelum diterapkan dalam konteks pemantauan kesehatan yang lebih luas.

Melalui ANTARAGA, mahasiswa PENS menunjukkan pemanfaatan kompetensi di bidang teknologi elektronika, sistem tertanam, pengolahan data, dan kecerdasan buatan untuk mengembangkan perangkat kesehatan terintegrasi. Inovasi ini menjadi salah satu wujud upaya mahasiswa PENS dalam menghadirkan solusi teknologi yang berangkat dari kebutuhan nyata dan terus dikembangkan melalui proses pengujian. (Hum-dz)

Post Terbaru

wpChatIcon
wpChatIcon