Mahasiswa PENS Raih Juara 1 KMI Expo XVII 2026, Buktikan Inovasi dan Semangat Wirausaha Mahasiswa Politeknik

by | Oct 2, 2026 | Headline Post, Prestasi

Purwokerto, pens.ac.id – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Delegasi mahasiswa PENS berhasil meraih Juara 1 KMI Award Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan – Tahapan Bertumbuh pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, 29 September–1 Oktober 2026.

Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi PENS dalam mendorong mahasiswa tidak hanya menguasai kompetensi sesuai bidang keilmuan, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan menjadi usaha yang memiliki nilai tambah. KMI Expo XVII 2026 sendiri menjadi ruang nasional bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkenalkan produk dan inovasi, mengembangkan jejaring, serta membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan.

Pada KMI Expo XVII 2026, delegasi PENS yang berhasil meraih penghargaan tersebut terdiri atas Indra Lesmana, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknik Mekatronika; Zerlina Ardelia Risdafari Sajida, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Sains Data Terapan; Muhammad Rafi Eka Putra, Fa’iq Bilal Alhakim, dan Daris Cahyo Adi, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknik Mekatronika. Tim tersebut mendapatkan pendampingan dari Adytia Darmawan, S.ST., M.T.

Kategori Tahapan Bertumbuh yang diraih PENS mencerminkan perjalanan pengembangan usaha yang telah melewati proses pembinaan dan perkembangan bisnis. KMI Expo XVII merupakan bagian dari rangkaian Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026. Sebelumnya, 518 kelompok usaha dari 267 perguruan tinggi mengikuti proses pembinaan dan penilaian kemajuan, kemudian 395 kelompok usaha dinyatakan lolos untuk mengikuti KMI Expo XVII 2026 dan penilaian KMI Award tingkat nasional.

Keberhasilan mahasiswa PENS tersebut memperlihatkan bahwa lingkungan politeknik dapat menjadi ruang tumbuh bagi pengembangan kewirausahaan yang memadukan kompetensi teknologi, kreativitas, kemampuan bekerja dalam tim, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar. Kompetensi yang diperoleh mahasiswa selama proses pembelajaran menjadi modal untuk mengembangkan gagasan tidak hanya sebagai karya akademik, tetapi juga sebagai solusi yang dapat dikembangkan menjadi usaha.

Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para mahasiswa. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa politeknik memiliki ruang yang luas untuk mengembangkan kompetensi teknis sekaligus kemampuan kewirausahaan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa PENS tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan gagasan menjadi sebuah usaha. Kami mengapresiasi kerja keras mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah membawa nama PENS hingga meraih prestasi di tingkat nasional. Ke depan, kami ingin karya dan inovasi mahasiswa tidak berhenti pada kompetisi, tetapi terus dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan, mampu menciptakan nilai, dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ujar Arif.

Menurut Arif, pengembangan kewirausahaan menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan PENS yang memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan dunia kerja dan industri. Sebagai politeknik yang berfokus pada pengembangan kompetensi terapan, PENS terus mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan penguasaan teknologi dengan kemampuan melihat peluang dan menyelesaikan persoalan nyata.

“Kami ingin mahasiswa PENS memiliki pilihan yang luas setelah lulus. Mereka dapat menjadi profesional di industri, mengembangkan riset dan inovasi, maupun menjadi entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Karena itu, ekosistem kewirausahaan di kampus harus terus diperkuat melalui pendampingan, kolaborasi, dan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji serta mengembangkan gagasannya secara nyata,” lanjutnya.

KMI Expo XVII 2026 mengusung tema “Wirata Berkarya Inovatif, Berakar Lokal, Berdampak Global”. Tema tersebut menempatkan kewirausahaan mahasiswa bukan sekadar sebagai aktivitas membangun bisnis, tetapi juga sebagai ruang untuk mengembangkan inovasi, membangun jejaring, memanfaatkan potensi lokal, dan menciptakan nilai yang dapat dirasakan secara lebih luas.  Rangkaian KMI Expo XVII 2026 juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun jejaring dengan praktisi dan pelaku industri melalui berbagai agenda, termasuk Collaborative Matching. Forum tersebut menjadi ruang bagi kelompok usaha mahasiswa untuk memperoleh masukan terhadap produk dan model bisnis sekaligus membuka peluang kerja sama, pengembangan usaha, investasi, maupun komersialisasi.

Bagi PENS, capaian Juara 1 KMI Award ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem technopreneurship di lingkungan kampus. Kolaborasi lintas kompetensi yang ditunjukkan oleh mahasiswa Teknik Mekatronika dan Sains Data Terapan menjadi salah satu kekuatan dalam menghasilkan gagasan yang menggabungkan teknologi dan kebutuhan bisnis.

Pengalaman mengikuti KMI Expo juga diharapkan menjadi modal bagi mahasiswa untuk melanjutkan pengembangan usaha setelah kompetisi berakhir. Mulai dari memperkuat produk, memahami kebutuhan pengguna, memperluas jejaring, membangun model bisnis, hingga membuka peluang kolaborasi dengan industri dan mitra lainnya.

Capaian ini sekaligus memperkuat komitmen PENS untuk menghadirkan pendidikan politeknik yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi dan keterampilan terapan, tetapi juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menciptakan inovasi, membangun usaha, dan menghasilkan dampak nyata.

Tradisi Juara PENS kembali hadir di tingkat nasional, kali ini melalui semangat kewirausahaan mahasiswa. Dari kampus, mahasiswa PENS terus didorong untuk berkarya, mengembangkan inovasi, dan membawa kompetensi teknologi menjadi solusi yang bernilai bagi masyarakat dan dunia usaha. (Hum-dz)

Post Terbaru

wpChatIcon
wpChatIcon