EMAVER PENSHIP PENS Tembus 38 Besar TEKNOFEST 2026 di Turkiye, Bawa Teknologi Kapal Tak Berawak Indonesia ke Panggung Internasional

by | Aug 30, 2026 | Prestasi

Surabaya, pens.ac.id – Tim Autonomous Surface Vehicle (ASV) EMAVER PENSHIP Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali membawa nama Indonesia ke panggung kompetisi teknologi internasional. Tim yang bergerak di bidang pengembangan kapal permukaan tak berawak tersebut berhasil menjadi salah satu dari 38 finalis TEKNOFEST 2026 – Unmanned Surface Vehicle (USV) Competition di Turkiye, setelah melewati rangkaian seleksi yang diikuti ratusan tim dari berbagai negara.

Kompetisi teknologi kapal tak berawak tersebut berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 di Komando Galangan Kapal Gölcük, Provinsi Kocaeli, Turkiye. EMAVER PENSHIP menjadi satu-satunya tim yang mewakili Indonesia dalam kategori Unmanned Surface Vehicle (USV) pada ajang tersebut. Keikutsertaan EMAVER PENSHIP di TEKNOFEST 2026 berawal dari ambisi tim untuk membawa pengembangan teknologi kapal otonom PENS ke level internasional. Setelah sebelumnya meraih Juara 1 Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2025, tim EMAVER PENSHIP mulai membidik kompetisi ASV internasional sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman dan menguji kemampuan teknologi yang dikembangkan.

Dosen pembimbing EMAVER PENSHIP, Achmad, S.T., M.T., menjelaskan bahwa TEKNOFEST Turkiye dipilih sebagai salah satu kompetisi internasional yang diikuti tim karena memiliki tantangan dan proses seleksi yang berbeda dengan kompetisi yang sebelumnya mereka ikuti. Perbedaan tersebut mencakup regulasi, spesifikasi kapal, hingga mekanisme seleksi yang harus dilalui peserta.

“Banyak hal yang berbeda, mulai dari peraturan lomba, spesifikasi kapal dan proses seleksi. Hal tersebut tidak menurunkan semangat kami untuk tetap mendaftar menjadi partisipan dalam kompetisi yang bergengsi ini,” ujar Achmad.

Perjalanan menuju babak final tidak berlangsung singkat. Tim harus melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran tim secara daring, Technical Design Review, Critical Design Review, hingga video qualification. Seluruh tahapan tersebut dikerjakan di tengah aktivitas perkuliahan, dengan tim terus melakukan persiapan dan penyempurnaan desain kapal untuk memenuhi persyaratan kompetisi.  Upaya tersebut akhirnya mengantarkan EMAVER PENSHIP menjadi salah satu dari 38 tim finalis yang terpilih dari 461 tim yang mendaftar. Capaian tersebut sekaligus menempatkan PENS dalam lingkungan kompetisi teknologi kapal tak berawak yang mempertemukan tim-tim dengan pengalaman dan teknologi dari berbagai negara.

Menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia juga memberikan motivasi tersendiri bagi tim. Pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tiga mahasiswa bersama satu dosen pembimbing berangkat menuju Turkiye dengan membawa kapal ASV EMAVER beserta berbagai peralatan pendukung untuk mengikuti kompetisi.  Namun, bagi EMAVER PENSHIP, keikutsertaan dalam TEKNOFEST 2026 tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar penghargaan. Kompetisi internasional tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung perkembangan teknologi kapal tak berawak yang dikembangkan oleh tim dari berbagai negara sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan.

“Sejatinya kedatangan kami di sini untuk belajar dari tim-tim finalis lainnya untuk perkembangan teknologi kapal EMAVER ke depannya, jadi bukan hanya untuk berkompetisi dan selesai,” ungkap Achmad.

Selama empat hari kompetisi, tim memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan sharing dan membangun jejaring dengan tim-tim finalis lainnya. Bahkan, beberapa peserta diketahui memiliki pengalaman mengikuti kompetisi ASV internasional lain, termasuk RoboBoat di Amerika Serikat dan kompetisi Njord di Norwegia. Pertemuan dengan tim-tim tersebut menjadi kesempatan bagi EMAVER PENSHIP untuk bertukar pengalaman mengenai pengembangan teknologi kapal otonom sekaligus memperluas jejaring internasional.  Meskipun belum membawa pulang penghargaan dari kompetisi tersebut, kehadiran EMAVER PENSHIP sebagai salah satu dari 38 finalis memberikan pengalaman penting bagi pengembangan teknologi kapal otonom PENS. Capaian tersebut juga menunjukkan kemampuan tim mahasiswa dan dosen PENS untuk menembus proses seleksi kompetisi teknologi berskala internasional yang diikuti ratusan tim.

Achmad menegaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi pengembangan EMAVER PENSHIP ke depan. “Sekalipun EMAVER tidak membawa pulang penghargaan dari kompetisi ini, kami telah membuktikan bahwa tim dari PENS mampu bersaing dalam kompetisi internasional. Pengalaman, pembelajaran, dan international exposure pada seluruh rangkaian kompetisi menjadi bekal tambahan untuk EMAVER PENS dalam mengembangkan teknologi dan resource tim ke depannya,” jelasnya.

Bagi PENS, keikutsertaan EMAVER PENSHIP di TEKNOFEST 2026 menjadi bagian dari proses pengembangan teknologi kapal tak berawak yang dilakukan secara berkelanjutan. Pengalaman berkompetisi bersama tim internasional memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dan dosen untuk mengevaluasi teknologi yang telah dikembangkan, mempelajari pendekatan baru, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi di bidang kendaraan permukaan otonom.

Pengalaman tersebut juga memperkuat semangat PENS dalam mendorong mahasiswa untuk membawa hasil pembelajaran dan pengembangan teknologi terapan ke arena internasional. Kompetisi tidak hanya menjadi ruang untuk mengukur kemampuan, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk belajar menghadapi standar, tantangan teknis, dan dinamika pengembangan teknologi dalam lingkungan global. Ke depan, pengalaman EMAVER PENSHIP di Turkiye diharapkan dapat menjadi pijakan untuk terus mengembangkan kemampuan teknologi kapal permukaan otonom PENS, sekaligus memperkuat kapasitas tim dalam mengikuti berbagai kompetisi dan kolaborasi internasional.

“Terakhir, saya mewakili EMAVER dan PENSHIP menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada manajemen PENS dan semua pihak yang telah membantu keberhasilan tim untuk berpartisipasi dalam kompetisi TEKNOFEST 2026,” pungkas Achmad.

Dari Surabaya menuju Turkiye, EMAVER PENSHIP membawa lebih dari sekadar kapal. Mereka membawa semangat mahasiswa PENS untuk terus mengembangkan teknologi, belajar dari dunia, dan membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu hadir di panggung teknologi internasional. (Hum-dz)

Post Terbaru

wpChatIcon
wpChatIcon