Surabaya, pens.ac.id – Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) III usai dihelat secara daring selama tiga hari (22-24/6). Tahun ini, Politeknik Negeri Malang (Polinema) ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan dengan mengusung tema “Membangun SDM Unggul Melalui Inovasi dan Kreativitas di Bidang Informatika”. Pada ajang tersebut, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) sukses mempertahankan gelar Juara Umum dan Menorehkan beberapa penghargaan yakni Juara 1 Kategori E-Business, Juara 1 dan 2 Kategori Internet of Things (IoT), Juara 2 Kategori Game Development, Juara 2 Kategori Hackathon, Juara 1 E-Government dan Juara 1 Kategori Cipta Inovasi.

Sama seperti tahun sebelumnya, KMIPN III memiliki delapan kategori yang dilombakan yakni Animasi, e-Business, Cipta Inovasi, e-Government, Game Development, Hackathon, Keamanan Jaringan, dan Internet of Things. Kegiatan yang pertama kali diselenggarakan secara virtual ini terdiri dari dua tahapan yakni babak penyisihan dan grand final. Terdapat 86 tim dari 16 politeknik berhasil lolos hingga tahap grand final. 

Peserta yang berhasil lolos hingga tahap grand final selanjutnya mengikuti serangkaian kegiatan, dimulai dari pembukaan KMIPN III pada hari pertama, penjurian masing-masing bidang lomba dan webinar bertajuk “Pemanfaatan Teknologi di Dunia Industri” pada hari kedua. Selain itu, untuk memeriahkan kegiatan ini, diselenggarakan pula pameran karya virtual dimana pengunjung dapat melihat berbagai karya dan berinteraksi dengan finalis. Agenda yang ditunggu-tunggu oleh peserta yakni laporan pengumuman juara diselenggarakan saat Closing Ceremony pada hari terakhir.

Sebanyak 18 Tim Kontingen PENS berhasil lolos untuk berlaga hingga babak penentuan juara pada ajang bergengsi ini. Tentu dalam kompetisi ini, berbagai proses dan rintangan yang harus dilewati oleh delegasi PENS untuk berjuang mencapai posisi teratas. Santi, salah satu peserta kategori e-Government, mengungkapkan ada beberapa kesulitan yang dialami olehnya dan tim, salah satunya adalah perhelatan babak grand final KMIPN III yang bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap. “Karena jadwal pelaksanaan babak final yang bertabrakan dengan UAS, waktu persiapan kami menjadi terpotong. Apalagi lomba ini dikerjakan secara daring, pastinya masing-masing punya kesibukan jadi harus pinter mengatur waktu dan saling koordinasi satu sama lain,” ujarnya.

Adanya pihak kampus yang turut andil dalam memfasilitasi delegasi pada kegiatan ini, membuat Tim Delegasi PENS ini dapat tampil secara maksimal saat hari pelaksanaan. Momen tersebut dibuktikan dengan banyaknya prestasi yang diraih hingga berhasil mempertahankan gelar Juara Umum. “Untuk teman-teman PENS yang ingin atau sedang mengikuti kompetisi, tetap semangat. Untuk hasilnya jangan terlalu dipikirkan, coba jalani saja dulu. Kadang apa yang tidak kita sangka, justru itu yang akan menjadi keberuntungan kita,” pungkas Santi. (ten/raf)