Jakarta, pens.ac.id – Ali Ridho Barakbah, S.Kom, Ph.D., Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) periode 2021-2025 resmi dilantik pada Jumat (28/5). Pelantikan dilaksanakan di Ruang Graha Utama, Kompleks Kantor Kemendikbudristek, Senayan, Jakarta dengan tetap mengikuti prosedur operasional standar pelaksanaan pelantikan pada tatanan kenormalan baru. Kegiatan ini dihadiri secara virtual oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. dan disiarkan secara langsung melalui YouTube KEMENDIKBUD RI.

Kegiatan pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. Kemudian dilanjutkan pembacaan keputusan Presiden Republik Indonesia tentang pengangkatan dua ahli utama dan keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengenai pengangkatan dua direktur politeknik negeri periode 2021-2025. Keduanya yakni Ali Ridho Barakbah, S.Kom, Ph.D., Direktur Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Muhammad Fajar Subkhan, S.T., M.T. Direktur Politeknik Negeri Madiun.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang langsung dipimpin oleh Mendikbud-Ristek. Pengambilan sumpah jabatan tersebut dilakukan bersama rohaniwan yang berada disamping pejabat yang dilantik. Dalam hal ini Nadiem menyampaikan bahwa pelantikan tidak hanya disaksikan oleh peserta yang hadir namun juga Tuhan Yang Maha Esa. “Pelantikan ini selain disaksikan oleh peserta yang hadir, juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan mengetahui apa yang tampak dan apa yang tersembunyi dalam hati serta nantinya akan dimintai pertanggung jawaban terhadap amanah ini,” ungkap Nadiem.

Penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta pelantikan oleh Mendikbud-Ristek menjadi kegiatan inti dalam pelantikan ini. Dr. Zainal Arief, S.T., M.T. turut menandatangani berita acara serah terima jabatan Direktur PENS kepada Ali Ridho Barakbah, Ph.D. disertai penyerahan memorandum akhir jabatan. Prosesi pelantikan terakhir ditandai dengan pemasangan kalung tanda jabatan secara simbolis oleh masing-masing direktur politeknik yang dilantik. Dengan adanya direktur baru, diharapkan mampu mengembangkan pendidikan, memacu kreativitas, inovasi dan kewirausahaan di instansi masing-masing sehingga mampu menghasilkan agen perubahan yang siap memajukan Indonesia dengan kreasi dan inovasi di berbagai bidang. (irf/raf)