Lamongan, pens.ac.id – Kegiatan tahunan yang diselenggarakan EEPIS Bidikmisi Organization (EBIO) yakni Peduli Desa Jilid VII (PEDDES VII) usai dilaksanakan pada Sabtu (13/3). Diikuti oleh perwakilan mahasiswa EBIO dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, pembukaan disiarkan secara langsung melalui Zoom Video Conference. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatan kualitas pendidikan, memperbaiki sarana prasarana sekolah, dan aksi bakti sosial pada lingkungan Dusun Mlurus, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.

Pembukaan dimulai pada pukul 10.30 WIB yang dibuka oleh pembawa acara secara langsung di Dusun Mlurus dan disiarkan secara virtual melalui zoom video conference. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan sambutan Ketua Pelaksana PEDDES VII dan Ketua EBIO. Selanjutnya sambutan oleh Ir. Anang Budikarso, MT. yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Tidak lupa juga dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dusun Mlurus yakni Saijan dan Munif selaku Sekretaris Desa yang hadir pada pembukaan kegiatan tersebut. Saijan turut mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas dihelatnya kembali Peduli Desa di tempat tinggal mereka. “Terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah memotivasi para masyarakat kami khususnya dalam hal pendidikan dan kontrubusi lainnya,” ucap Saijan.

Terasa berbeda dengan tahun sebelumnya, Peduli Desa yang biasanya dihelat selama satu pekan, tahun ini hanya berlangsung selama satu hari dan hanya dihadiri beberapa perwakilan dari mahasiswa saja. Perbedaan lainnya juga terlihat pada kegiatan yang ada. Tahun sebelumnya digelar kegiatan mengajar, mengaji, pelatihan, dan kerja bakti secara langsung, sedangkan untuk tahun ini hanya melakukan kegiatan penyerahan bantuan berupa pemberian sembako, new normal kit, penunjang sekolah, dan bantuan renovasi sekolah. Namun, hal tersebut tidak mempengaruhi niat baik para volunter.

Penuh harapan agar kegiatan Peduli Desa selanjutnya akan kembali normal dan dapat terlaksana dengan maksimal. Tak terkecuali untuk para pihak yang telibat tetap menjaga pengabdian mereka. “Semoga tetap bisa melakukan kegiatan seperti peduli desa ini, walaupun pandemi harus tetap semangat dan ikhlas dalam mengabdi dan semoga untuk kegiatan selanjutnya akan semakin lebih baik lagi,” tutur Siska Amalia selaku ketua pelaksana Peduli Desa Jilid VII. (jes/msa)