Surabaya, pens.ac.id – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) mengadakan Inovasi Indonesia Expo (I2E) dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional 2020. Kegiatan dihelat secara daring selama empat hari terhitung sejak Selasa (10-13/11), dan diikuti oleh 71 peserta dari berbagai institusi di Indonesia. Pada gelaran I2E 2020 ini, disajikan 17 demo produk inovasi, 13 judul webinar, demo Science Film Festival, klinik konsultasi, dan berbagai perlombaan virtual. Dalam Kesempatan kali ini, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) turut serta menampilkan sembilan produk inovasi terbaru yang dikemas dalam booth pameran dengan kategori seni dan pendidikan.

Keadaan pandemi yang mengharuskan kegiatan I2E 2020 berlangsung secara virtual, memberikan kesan tersendiri bagi PENS sebagai salah satu peserta. Pameran kali ini, mengharuskan PENS mempersiapkan poster, profil, dan video untuk produk inovasi yang di tampilkan secara daring. “Ada banyak perbedaan, termasuk diantaranya manajemen tata kelola pameran. Kami perlu mempersiapkan mulai dari persiapan konten dan pengumpulannya. Butuh banyak adaptasi, karena ini merupakan hal baru,” ungkap Andri Suryandari, S.Sos., selaku Penanggung Jawab dari PENS pada pameran kali ini.

Inovasi Indonesia Expo, memberikan peluang besar kepada PENS untuk dapat berkolaborasi dengan institusi pemerintahan dan lembaga-lembaga lain, yang tentunya memiliki korelasi dengan kampus. Meskipun sempat terjadi kendala pada booth yang tidak dapat muncul di hari pertama pelaksanaan pameran, PENS tetap mampu menunjukkan karya dan inovasi terbaiknya melalui tampilan video dan gambar. Sembilan produk inovasi yang ditampilkan PENS diantaranya E-Bike, Mocata, ETHOL, mesin pasteurisasi susu, Primo 1D 1500, Primo 2D, Primo Medic, mesin penggoreng tempe sanan, dan Tulibot.

Melalui pameran ini diharapkan berbagai karya dan inovasi PENS dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, PENS sebagai salah satu sumber daya politeknik nasional berharap dapat menjadi rujukan dan referensi sekaligus dapat lebih banyak berkiprah membangun Indonesia melalui karya dan inovasi. Dengan begitu, PENS mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan beragam potensi untuk kemajuan bangsa.(tan/raf)