Surabaya, pens.ac.id – Kamis (29/9), tim yang beranggotakan Effry Muhammad, Arraunaq Fikri, dan Mochammad Syawal berhasil meraih Juara 3 dalam Medion Innovation Competition (Medinnovation) 2020 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PT. Medion Farma Jaya. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengirimkan perwakilannya dalam kategori Teknologi Peternakan dengan sub-kategori Otomatisasi di Closed House dan membawakan produk Poultry Auto Weighing System with Internet of Things (PAWS IoT). Meskipun kompetisi diadakan ditengah situasi pandemi dan dilangsungkan secara daring, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Mahasiswa PENS untuk tetap mengukir prestasi.

Tiga Mahasiswa Teknik Elektronika PENS tersebut telah melalui berbagai tahapan, dimulai dari seleksi internal kampus PENS dan terpilih satu tim yang berhak bersaing pada kompetisi ini. Melangkah ke tahap selanjutnya, tim kemudian melakukan pendaftaran dan pengumpulan abstrak serta proposal pada awal bulan Januari. Meskipun dihadapkan dengan 75 tim yang berasal dari 41 perguruan tinggi unggulan di Indonesia, Effry beserta timnya dapat lolos pada babak final dan diberikan waktu selama tiga minggu untuk membuat video presentasi dan demo produk.

Setelah itu, tim melanjutkan ke tahap sesi tanya jawab yang diselenggarakan pada Senin (21/9). Dalam mempersiapkan presentasi dan demo produk, Effry dan tim tidak mengalami kesulitan karena pihak PENS memberikan dukungan dan fasilitas yang cukup baik. “Pihak PENS juga memberikan dukungan dan fasilitas yang sangat membantu dalam proses kami menuju final. Hanya saja kami tidak dapat menerapkan alat kami secara langsung di peternakan ayam closed house karena adanya pandemi, jadi kami harus puas dengan hasil simulasi yang kami lakukan,” ujar Effry Muhammad.

Waktu penundaan kegiatan yang cukup panjang tidak menyurutkan semangat Effry dan tim dalam ajang ini. Kepercayaan terhadap kemampuan masing-masing anggota dan semua yang telah dipersiapkan sejak jauh hari, menjadi senjata mereka dalam berkompetisi. “Cukup senang akhirnya setelah proses yang panjang dan penundaan dikarenakan pandemi usaha kami membuahkan hasil. Untuk teman-teman kami yang sedang atau akan mengikuti kompetisi tetap semangat, karena di masa pandemi ini kita memiliki lebih banyak waktu luang, mari kita isi dengan berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” pungkas Effry. (irf/raf)