Surabaya, pens.ac.id – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) salurkan bantuan paket APD ke Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), Kamis pagi (16/04). Bantuan paket APD yang diserahkan berupa masker medis 14 boks, kacamata goggle  50 unit, sarung tangan 10 boks dan pakaian alat pelindung diri (APD) 50 unit. Bantuan yang diberikan merupakan hasil donasi yang dikumpulkan dari Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) melalui Tim Satgas Pencegahan Covid-19 PENS.

Kepala Pusat Kesekretariatan PENS Ir. Elly Purwantini, M. Kom beserta jajarannya menyerahkan langsung bantuan paket APD ini. Menurutnya pemberian paket APD ini bentuk kepedulian terhadap tenaga medis sebagai garda terdepan  menangani Covid-19, serta diharapkan semua masyarakat saling bahu membahu membantu tim medis agar bisa melalui pandemi ini.

Penyerahan bantuan paket APD diterima langsung oleh Ketua Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) UNAIR, Dr. Tika Widiastuti, SE. M.Si., beserta tim di Posko Donasi Covid-19 yang bertempat di Lobby RS UNAIR (RSUA).

“Bantuan ini sangat bermanfaat dan berarti sekali untuk tim medis yang menangani pasien Covid-19. Juga sebagai awal yang baik untuk bersinergi karena PENS termasuk instusi pendidikan, sama halnya dengan UNAIR. Maka, kami juga berharap lebih banyak bersinergi dan berkolaborasi khususnya untuk penanganan wabah yang ini tidak menjadi harapan kita bersama” ujar Dr. Tika Widiastuti.

Wakil Direktur Bidang Kepegawaian Ronny Susetyoko, M.Si. mengatakan, bantuan ini bukan berarti akhir dari penggalangan dana untuk PENS, artinya bisa berlangsung terus menerus melihat kondisi kedepan dan akan diperluas target penerimanya serta harapannya masih bisa membantu seperti kemarin apalagi ini menjelang bulan Ramadhan dan lebaran, banyak masyarakat terdampak pandemi corona terutama yang memiliki ekonomi lemah, kebutuhan pokoknya pasti terganggu, itu yang nantinya kita bantu.

“Banyak dari orang tua mahasiswa terdampak pandemi corona, sehingga gaji orang tuanya dipotong beberapa persen. Akhirnya, untuk makan sudah tidak mencukupi. Dimasa krisis seperti ini, PENS perlu juga meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari kecerdasan sosial”. Tegas Ronny Susetyoko, M.Si. (Hum)