Surabaya, pens.ac.id – Dosen dan Tendik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyisihkan rejeki untuk membeli 100 paket sembilan bahan pokok (sembako) dan dibagikan di enam desa sekitar PENS yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19, Selasa (07/04). Selain membagikan paket sembako, dana yang terkumpul juga untuk bantuan logistik mahasiswa yang masih berada di kos dan bantuan APD untuk puskesmas yang berada di sekitar PENS.

Masyarakat di sekitar PENS menerima bantuan ini dengan senang hati. Wajah mereka berbinar dan tersenyum. Salah satunya adalah Ropi’i, pria 60 tahun asal Tulungagung sehari-harinya berjualan keliling. Semenjak pandemi virus corona ini mengeluhkan sepi pembeli, dia sangat bersyukur menerima bantuan sembako. “Alhamdulillah, kebetulan beras dirumah habis. Semoga berkah buat kita semua, terima kasih banyak” ujarnya.

Paket sembako tersebut berupa beras 5kg, minyak 1 liter, gula 1kg, mie instan dan kecap manis. Dibagikan di enam daerah sekitar PENS yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19 diantaranya Gebang, Asem Payung, Kejawan Putih Tambak, Kalisari Damen, Keputih Timur dan Tegal Mulyorejo Baru (TMB).

Dosen dan Tendik bersama menyisihkan sebagian rejekinya yang dikoordinir Tim Satgas Covid-19 PENS. Berupa potong gaji atau transfer ke rekening yang ditunjuk sebagai koordinator. Ronny Susetyoko M.Si Wakil Direktur Bidang Kepegawaian mengakatan di masa krisis seperti ini, PENS perlu juga meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari kecerdasan sosial. Dana yang terkumpul selain menjadi bantuan paket sembako untuk masyarakat yang terdampak virus corona atau Covid-19 juga bantuan untuk mahasiswa PENS membutuhkan yang berada di Kos dan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk puskesmas di sekitar PENS. (Hum)