Surabaya, pens.ac.id – Demi meningkatkan pencegahan penyebaran virus corona, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bersama tim Kantin Mesin dari PENS Sky Venture membuat inovasi berupa bilik sterilisasi yang diberi nama be.steril. Produk ini juga sudah di uji coba di gedung EIC PENS, pada Rabu (1/4).

Pembuatan bilik ini membutuhkan waktu kurang dari satu minggu, dimana dalam pembuatan produk ini tidak ada kendala dan semua berjalan lancar. Sebelumnya PENS sudah memberikan gambaran dan juga menyertakan contoh foto produk, sehingga memudahkan tim kantin mesin dalam proses produksi. Perlu diketahui juga, bahwa produk ini memiliki tiga bilik yang saling berdekatan satu dengan yang lainnya, sehingga dapat menghemat waktu dan mengurangi jumlah antrean guna tetap menerapkan social distancing.

Cara kerja dari be.steril ini pertama, sensor memindai setiap orang yang masuk kedalam bilik. Hasil deteksi ini mentrigger sistem untuk mengeluarkan kabut disinfektan kedalam bilik kurang lebih selama lima detik. Dalam rancangan ini pintu masuk dan keluar bilik dibedakan.

“Dalam be.steril ini disediakan drum berkapasitas 150 liter, dan diperkirakan satu liter cairan disinfektan bisa untuk tiga sampai empat kali semprotan. Sehingga untuk satu drum penuh nantinya dapat menyemprotkan cairan disinfektan ke 450 sampai 600 orang” Ujar salah satu tim kantin mesin.

Produk ini nantinya menggunakan cairan disinfektan yang aman bagi tubuh termasuk kulit dan tidak mengganggu kesehatan serta sesuai standard dari anjuran kementerian kesehatan. Rencananya bilik ini dipakai di lingkup kampus PENS secepatnya.

Tim kantin mesin masih menginginkan pembuatan be.steril ini dalam versi yang lebih sederhana, lebih murah,dan tentunya lebih efektif agar produk ini dapat di implementasikan di banyak tempat, sehingga dapat turut serta membantu menekan penyebaran covid-19. (Hum)