Surabaya, pens.ac.id – Perkuliahan dengan sistem daring (online) yang diterapkan oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) selama masa tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19) yakni sejak 17 Maret berjalan cukup efektif. Antara dosen dan mahasiswa saling terkoneksi melalui aplikasi besutan PENS sendiri yaitu ETHOL.

Salah satu mahasiswa PENS dari Program Studi Elektro Industri, Sindu Muhammad Imam Taufik mengatakan perkuliahan daring ini sistem pembelajaran baru baginya. Sebab selama ini, metode perkuliahan dilakukan dengan tatap muka langsung antara dosen dan mahasiswa. “Kemudahan dari kuliah daring ini kita bisa belajar atau mengerjakan tugas dimanapun kita berada,” Ujar Sindu.

Sindu berharap kedepannya mudah-mudahan ada dukungan dari pihak provider membantu mahasiswa dalam kuliah daring ini dan memaksimalkan kinerja aplikasi Ethol yang sempat terkendala.

Selain itu, dosen Program Studi Teknik Komputer Dwi Kurnia M.Kom mengatakan pelaksanaan kuliah daring sudah dilakukan sejak Direktur mengeluarkan surat edaran mengenai pencegahan covid-19 yang mengharuskan mahasiswa untuk belajar dari rumah. Dalam aplikasi ethol ini dalam awal pekan kuliah daring dalam penyampaian materi kurang maksimal, namun sepekan terakhir ini sudah berjalan lancar. “Untuk sistem absen saya bisa melihat dari jumlah mahasiswa yang login pada aplikasi, serta saya biasa menyebut dan memanggil nama mereka saat pertama kali login”. Ungkap Dwi M.Kom

Tujuannya selain untuk mengabsen sekaligus juga menanyakan dan mengecek kabar kesehatan mahasiswa, dan menanyakan dimana posisi mereka saat mengikuti kuliah daring tersebut. Maka dari itu, Dwi M.Kom berharap covid-19 ini bisa teratasi, kondisi pulih seperti sebelumnya dan kegiatan perkuliahan berjalan normal kembali. (Hum)