Kendari, pens.ac.id – Dikenal sebagai kampus dengan tradisi juara, Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) buktikan torehan prestasinya baik di Kancah Nasional hingga ke Kancah Internasional. Kali ini tiga Mahasiswa Program Studi Sistem Pembangkit Energi  (SPE) yakni Andika Rifqi Yudhatama, Mochammad Roem Lazuardi, dan Arum Mega Pertiwi berhasil membawa pulang gelar Juara 1 pada ajang GenBI Business Plan Competition 2020 (GPBC 2020). Diselenggarakan oleh Generasi Baru Indonesia Sulawesi Tenggara (GenBI Sultra), kompetisi ini bertempat di IAIN Kendari Sulawesi Tenggara.

Mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Membangun Perekonomian Masyarakat melalui Pengembangan Produk Lokal”, Renewable Technology for Farmers (RTF) yang merupakan pompa dengan tenaga panel surya ini berhasil membawanya hingga ke tahap Semi-Final. Kompetisi yang berlangsung selama kurang lebih dua bulan ini melewati beberapa tahapan yang tentunya tidak mudah. Yang pertama mereka melewati tahap seleksi proposal kemudian dilanjutkan dengan tahap pengumuman Semi-Final. Pada tahap ini terpilih 15 tim dari berbagai perguruang tinggi di Indonesia yang mana setiap timnya wajib untuk melakukan registrasi ulang serta mengirimkan Power Point yang nantinya akan digunakan saat presentasi di hadapan dewan juri.

Semi-Final ini berlangsung selama empat hari (1-4/3), dimana pada hari pertama setiap tim yang masuk ke tahap ini wajib melakukan technical meeting terlebih dahulu. Kemudian pada keesokan harinya setiap tim berkesempatan mempresentasikan rencana bisnis dari produk tiap peserta dihadapan dewan juri. Sesi presentasi hanya diberi waktu selama 10 menit dan 15 menit sesi tanya jawab. Pada hari ketiga terdapat seminar dan expo serta awarding night dan di hari terakhir setiap tim mendapat kesempatan untuk melakukan Field Trip.

Setelah dinobatkan menjadi juara pertama, rasa haru menyelimuti Arum beserta tim. Sempat tidak menyangka bisa masuk hingga ke tahap Semi-Final, Arum merasa sangat senang bisa memenangkan kompetisi ini. “Sebelumnya nggak ada yang kepikiran bakalan menang, setelah dinobatkan itu rasanya seneng banget nggak nyangka,” ungkap Arum Mega Pertiwi, salah satu anggota tim. Ia berharap semoga kompetisi ini menjadi awal yang baik untuk dapat kembali berinovasi kedepannya. Tidak hanya sekadar mengembangkan yang sudah ada namun juga dapat menciptakan bisnis baru yang lebih solutif dan bermanfaat. (kik/tts)