Surabaya, pens.ac.id – Tim Tulibot dari mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), berhasil meraih First Runner-Up dalam ajang Microsoft Imagine Cup Asia Regional Competition 2020. Kompetisi helatan Microsoft ini, diselenggarakan di Kampus PENS melalui video conference pada Rabu (19/2), dari yang semula direncanakan digelar di Singapura. Tim yang diwakili oleh M. Alan Nur, Yudha Sadewa dan Namira Rizqi Annisa serta dibimbing oleh Dwi Kurnia Basuki, S.Si., M.Kom., Artiarini Kusuma Nurindiyani., S.ST., M.T., dan Dias Agata, S.S., M.Pd., ini mempresentasikan sebuah alat yaitu smart glove dan smart glasses.

Alan menuturkan, untuk penggunaan smart glasses dapat merubah suara menjadi sebuah teks, yang selanjutnya ditampilkan di kacamata. Kemudian penyandang disabilitas dapat melihat subtitle atau terjemahan dari obrolan yang sedang terjadi. Sedangkan smart glove dapat merubah bahasa isyarat menjadi suara. “Jadi Tulibot mempunyai dua platform yang bertujuan untuk membantu teman-teman disabilitas dalam berkomunikasi dengan masyarakat umum yang belum banyak mengetahui bahasa isyarat,” Ujar Alan.

Sementara itu, poin penting yang dipresentasikan oleh Tim Tulibot tidak hanya memperkenalkan alat tersebut dalam segi manfaat maupun penggunaannya. Namun, juga dilihat dari segi strategi  pemasaran atau penjualan dari alat tersebut. Artiarini Kusuma Nurindiyani M.T salah satu pembimbing tim Tulibot mengatakan pencapaian dari tim Tulibot sudah luar biasa mengingat persiapan yang dilakukan hanya enam bulan.

“Kita mensupport salah satunya kekompakan tim, hal itu adalah cara bagaimana kita menggali komunikasi antara tim,” ungkap Artiarini. Harapan kedepannya, Tim Tulibot ini tidak hanya berhenti untuk kompetisi saja. Namun, alat yang telah diciptakan bisa di implementasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya penyandang disabilitas.(Hum/ENT)