Surabaya, pens.ac.id – Sebanyak 11 Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali buktikan prestasinya dalam kancah Internasional. Kali ini datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat PENS yang berhasil membawa pulang empat medali emas, dua medali perak, dan enam medali perunggu dalam ajang Banyuwangi International Championship 1. Berlangsung selama dua hari (15-16/2), kompetisi ini berlangsung di GOR Tawangalun Banyuwangi.

Sebelum siap berkompetisi, 11 delegasi tersebut menjalani latihan rutin selama kurang lebih satu bulan guna mendapatkan hasil yang maksimal. “Persiapannya lumayan mepet dikarenakan waktu latihan kami yang berbenturan dengan libur semester, namun disini kami tetap berusaha semaksimal mungkin,” tutur salah satu Atlet Pencak Silat PENS, Wahyu Prayogo. Pada kompetisi ini, para delegasi PENS masuk ke dalam Kategori Tanding Mahasiswa/Dewasa dan terbagi lagi ke dalam beberapa kelas yang dibedakan berdasarkan berat badan peserta.

Terdapat tantangan tersendiri bagi mereka karena kompetisi ini merupakan kompetisi tingkat Internasional. Namun semangatnya tidak mudah dipatahkan begitu saja, terbukti mereka berhasil memborong sebanyak 11 medali. Dengan empat medali emas yang berhasil diraih oleh Firsha Biyanti, Ade Yogi, Wahyu Prayogo, dan Fathur Rizky, kemudian dua medali perak yang diraih iperoleh oleh Raihan Yunas dan Zaizard Alamsyah, serta lima medali perunggu yang sukses diraih oleh Moch. Syarifuddin, M. Fardani Putra, Ikhlasul Amaluddin, Irvanda Aditya, dan Abdullah Sholahuddin.

Dengan diraihnya prestasi ini, mereka berharap dapat  memotivasi terutama untuk Mahasiswa PENS agar mampu mengembangkan bakat sesuai dengan passion masing-masing. Selain itu Wahyu juga berharap agar kedepannya dapat kembali menjuarai kompetisi Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) yang diadakan pada Bulan Maret di Banjarmasin. “Kami senang dapat menjuarai kompetisi  bergengsi ini, selain dapat menambah jam terbang, juga menjadi persiapan bagi kami sebelum menghadapi kompetisi PORSENI bulan depan,” imbuhnya. (kik/umi)