Lamongan, pens.ac.id – Sebagai bentuk pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat, EEPIS Bidikmisi Organization (EBIO) usai menghelat serangkain kegiatan Peduli Desa (Peddes) jilid VI. Bertempat di Dusun Mlurus, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, kegiatan berlangsung selama satu minggu terhitung sejak (3-9/2). Pada kesempatan ini berbagai kegiatan dilakukan oleh mahasiswa bidikmisi serta volunteer, seperti bidikmisi mengajar, sambang warga, pembangunan Mandi Kakus (MCK) umum, serta kegiatan bermanfaat lainnya.

Hal yang berbeda dan baru pertama dilakukan yakni adanya pelatihan khusus untuk warga sekitar. Pelatihan tersebut mengenai peningkatan kreatifitas para ibu-ibu. Dalam pelatihan itu, diajarkan bagaimana bisa menghasilkan produk yang bernilai jual tinggi dari bahan dasar daun pandan selain anyaman tikar. Bukan hanya itu saja, antusias warga nampak baik dengan adanya agenda baru pada tahun ini. Karena dengan pelatihan ini para ibu-ibu bisa lebih terbantu dan menuangkan banyak ide kreatif dalam pembuatan produk tas ataupun dompet.

Selain program kreatifitas, para mahasiswa bidikmisi juga melaksanakan program mengajar di Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Pendidikan Anak Usai Dini (PAUD), serta pembekalan terhadap para pemuda dusun. Pembanguna MCK serta penambahan juga perbaikan penerangan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat serta mahasiswa. ” Para warga sangat antusias dengan adanya mahasiswa PENS serta edukasi juga bantuan yang diberikan. Hal itu membuat saya bangga dan bersyukur, ” tutur Kepala Dusun,Saijan .

Keseruan juga kebersamaan tidak berhenti disitu saja, dipenghujung perpisahan turut diadakan lomba, outbond serta pentas seni untuk anak-anak juga warga sekitar. Berakhirnya serangkaian kegiatan Peduli Desa Jilid VI ini, diharapkan mampu meringankan beban, membantu serta meningkatkan kreatifitas warga kedepannya. ” Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut, dan nantinya bisa menjadi bina desa sehingga banyak warga yang akan terbantu,” ujar Nurul Anniyah selaku Ketua Panitia. (msa)