Surabaya, pens.ac.id– Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali torehkan prestasi. Berlaga pada ajang bergengsi yakni Kejuaraan Nasional Pencak Silat Kota Pahlawan Championship I 2019, kontingen PENS yang mengikuti kompetisi ini sukses memborong 16 medali dengan satu medali emas, sembilan perunggu, dan enam medali perak. Kompetisi ini diselenggarakan selama dua hari sejak Minggu (24-25/11) di GOR ITS.

Bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para pecinta silat untuk meraih prestasi, perlombaan ini diadakan di setiap kota pada berbagai provinsi di Indonesia. PENS turut mengirimkan delegasi terbaiknya yakni sebanyak 16 mahasiswa yang merupakan anggota UKM Pencak Silat PENS. Yang mana 15 diantaranya, tergabung dalam kelas tanding dan satu mahasiswa pada kategori seni tunggal dewasa.

Berbagai persiapan telah dilakukan dengan semaksimal mungkin. Dimulai dari latihan rutin, latihan fisik serta memakan makanan yang sehat. “ Disini kami telah melakukan latihan rutin hampir setiap harinya bersama dua pelatih kami yaitu mas lang-lang dan mas fandi untuk memberikan hasil semaksimal mungkin. Kami mengikuti perlombaan ini karena ingin membawa nama besar PENS dikancah nasional dan semoga saja bisa mendapat kesempatan sampai kancah internasional,” ujar Raihan Yunas, salah satu atlet pencak silat PENS.

Terdapat tantangan tersendiri bagi mereka karena para peserta mencapai kurang lebih 2000 atlet.  Tidak berputus asa, mereka pun berhasil unjuk kebolehan pada kompetisi ini dengan berhasil memborong 16 medali. Dengan satu medali emas yang berhasil diraih oleh Ade Yogi, enam medali perak yang berhasil diraih Dimas, Wahyu, Cheva, Tony, Firsha, dan Basyir, dan sembilan medali perunggu oleh Ade Kurnia, Satrio, Syarifuddin, Ikhlasul, Zaizard, Reza, Ahmad, Yunas, dan Irvanda.

Hal ini turut menjadi motivasi bagi para mahasiswa PENS untuk terus menorehkan prestasinya. “ Pastinya saya merasa senang karena bisa membawa nama baik PENS. Kedepannya saya harap bisa terus berpartisipasi pada turnamen pencak silat. Selain itu semoga pencak silat PENS juga menjadi banyak diminati mahasiswa lain,” ungkap Ade Yogi. (umi)