Surabaya, pens.ac.id – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) usai menghelat Wisuda ke-13 pada Sabtu (7/9). Pada tahun ini terhitung sebanyak 204 dari total 892 wisudawan PENS mendapat predikat cumlaude. Salah satunya yakni Eko Mustofa yang termasuk mahasiswa program bidikmisi dengan segudang prestasi yang telah diraih selama di Kampus PENS. Pada kelulusan ini, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang berhasil diraihnya yakni sebesar 3,68. Keberhasilan yang telah diraihnya tidak lain karena usaha dan kegigihan yang telah dilakukan. 

Deretan prestasi pernah diraihnya, mulai dari tingkat Nasional hingga Internasional. Ia berhasil Juara satu Indonesian Skills Competition Bidang Mobile Robotics pada tahun 2015, dan Juara satu Seleksi Nasional Worldskills Competition Bidang Mobile Robotics tahun 2016. Tidak berhenti disitu, pada kancah internasional Eko sukses raih Gold Medal Asean Skills Competition Bidang Mobile Robotics 2016 di Kuala Lumpur, serta Medallion for Excellence World Skills Competition Bidang Mobile Robotics 2017 di Abu Dhabi. Selain itu ia juga peroleh Juara dua Pemilihan Mahasiswa Berprestasi PENS tahun 2017. Beragam prestasi yang diraihnya pun tidak menghalangi Eko untuk aktif di organisasi.  Ia turut tergabung dalam organisasi E-Bio sebagai staff ahli PSDM.

Pria kelahiran Tulungagung ini menuturkan untuk mencapai semua itu banyak yang harus dilakukan. Dimulai dengan tidak menunda pekerjaan, memanfaatkan waktu dengan baik, mengatur skala prioritas dalam belajar, dan bersosial maupun berorganisasi. Disamping itu, Istirahat yang cukup saat malam hari pun menjadi hal yang penting. ” Untuk semua mahasiswa, ingatlah agar selalu bersyukur bahwa telah mendapatkan kesempatan untuk belajar di jenjang pendidikan tinggi ini dengan bantuan biaya dari pemerintah. Selebihanya jangan pernah merasa rendah diri, selalu percaya diri dan semangat dalam belajar untuk meraih prestasi, ” tutur Eko Mustofa.

Dalam perhelatan wisuda PENS ke-13 ini , diharapkan kedepannya mampu mencetak generasi-generasi berprestasi yang lebih banyak lagi.  ” Jangan pernah lupa bahwa kita semua pernah berjuang di bawah kibaran almamater yang sama yaitu almamater PENS, maka dari itu kita semua harus senantiasa menjaga komunikasi dan kerjasama agar kita semua bisa sukses bersama dan dapat membangun indonesia menjadi lebih baik, ” imbuhnya. (msa/umi)