Surabaya, pens.ac.id – Mahasiswa Teknik Elektronika PENS yang tergabung dalam sebuah tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Teknologi (PKM-T) menciptakan inovasi yang diberi nama “Smart Green House”. Penciptaan ini merupakan sistem pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi yang dapat mengatur dan memantau kelembapan tanah dan suhu udara pada greenhouse. 

Smart Green House adalah karya dari Satrio Wahyu Prasetyo, Raden Panji Muhammad Bahtiar Subrata, Arraunaq Fikri, Ilmi Nihayatul Kamaliah, dan Nafa Maulida Azhari, dengan Dosen Pembimbing Ali Husein Alasiry, S.T., M.Eng. Inovasi ini juga lolos untuk mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke 32 pada akhir Agustus di Universitas Udayana Bali.

Sistem alat ini menggunakan sensor suhu DS18B20 dan sensor capacitive soil moisture untuk membaca nilai kelembapan tanah dan suhu udara pada greenhouse. Selain itu, Smart Green House juga memanfaatkan teknologi wireless sensor network dan Internet of Things. Alat ini mampu mengurangi biaya perawatan sebesar Rp 200.000 dalam setiap kali massa panen dan juga mengurangi waktu perawatan selama 7 jam setiap minggunya. Jumlah tanaman yang mati juga berkurang sebesar 4,6 % – 8 %.

Smart Green House telah mendapatkan respon positif dari pemilik Veggo Organic yaitu Dr. Ahmad Rusdiansyah. Veggo Organic merupakan salah satu produsen dan suplier hasil tanaman holtikultura yang bertempat di Jl. Gayungsari Kota Surabaya. Mitra usaha tersebut telah memenuhi permintaan konsumsi sayuran dan buah-buahan holtikultura untuk masyarakat perkotaan di Surabaya dan Sidoarjo.

“Smart Green House mampu membantu produksi dari tanaman holtikultura yang ada di Veggo Organic supaya menjadi lebih baik, mulai dari aspek pembenihan, perawatan hingga panen yang lebih teratur,” ujar Dr. Rudiansyah.

Negara Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki keanekaragaman hayati termasuk berbagai jenis buah dan sayur, sehingga berpeluang untuk merebut peluang ekspor holtikultura dunia. Penemuan ini bisa meningkatkan ekspor holtikultura di Indonesia dan bisa merebut potensi pasar yang ada.

(Hum)