Surabaya, pens.ac.id – Menjadi agenda tahunan, kali ini Himpunan Mahasiswa Teknik Elektronika (Hima Elka) Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menggelar Java Robot Contest (JRC) X. Selama dua hari terhitung sejak Sabtu (6-7/7), sebanyak 150 tim ikut bertanding pada kompetisi ini. Memasuki satu dekade penyelenggaraannya, tema yang diusung tahun ini adalah Fourth Industrial Revolution (FUSION) yang mana diharapkan dapat menjadi edukasi khususnya bagi para peserta mengenai Revolusi Industri 4.0.

Bertempat di Gedung D4 PENS, terdapat lima divisi yang diperlombakan yakni untuk tingkat SD dengan istilah Human Robot Cooperation dalam kategori Robot Transporter Manual, kemudian SMP atau Connected System pada kategori Robot Transporter Manual dan Line Tracer Analog/Mikro, SMA dengan istilah Cloud Storage di kategori Robot Transporter Manual dan Line Tracer Mikro (Maze), dan divisi umum satu bernama Advanced Robotic kategori Robot Line Tracer Mikro, serta divisi umum dua dengan istilah Bot Battle pada kategori Bot Sumo. “Lima divisi yang dilombakan ini kami buat semenarik mungkin dengan istilah yang ada pada era 4.0. Kami berharap dengan adanya JRC ini dapat memberikan manfaat pada Indonesia khususnya dalam bidang Robotika,” ujar Rizki Mahendri selaku ketua pelaksana.

Dihari pertama terdapat sambutan dari Penanggung Jawab, dilanjutkan oleh Ketua Hima Elka serta Direktur PENS yakni Dr. Zainal Arief, ST., MT. Kemudian terdapat pula penampilan dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) PENS. Memasuki puncak acara, setiap tim pun tampak berusaha memberikan performa terbaiknya dan mengatur strategi agar bisa lolos ke babak berikutnya. Tim yang berhasil lolos tahap selanjutnya pun bertanding pada hari kedua. Suasana tampak riuh saat banyaknya tim yang tersisihkan. Sedangkan beberapa tim yang lolos ke babak final, terus memacu performa guna memperebutkan gelar juara

Tiba saatnya hal yang ditunggu-tunggu yakni pengumuman pemenang juara. Pada setiap divisi, juara yang diperebutkan meliputi juara satu, dua, tiga, dan empat serta best design. Digelarnya JRC ini turut mendapat tanggapan positif dari para orangtua yang hadir. “Dengan adanya kegiatan ini saya sangat antusias karena dapat mengembangkan potensi serta ide kreatif dari anak saya. Selain itu kegiatan ini juga dapat menjadi inovasi bagi anak saya untuk menggali ilmu, dan semoga kedepannya anak saya juga bisa mengembangkan teknologi terkini,” ungkap Ibu Usi sebagai orang tua siswa. (umi/tts)