Surabaya, pens.ac.id  –  Sebanyak 58 peserta Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (Bidikmisi) dinyatakan lolos dalam jalur Penerimaan Mahasiswa Baru  melalui Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) PENS tahun 2019. Tes wawancara digelar di Auditorium Gedung Pascasarjana PENS, Selasa 14 Mei 2019.

Peserta Bidikmisi PMDK PN tidak hanya diikuti oleh peserta dari Jawa Timur saja, peserta dari luar Jawa juga berantusias hadir demi kesuksesan masa depan mereka. Salah satunya adalah Andri Setiawan, siswa dari SMK Negeri 2 Karang Baru Aceh Tamiang. “Saya memilih PENS karena akreditasinya sudah A dan menjadi salah satu Politeknik terbaik. Selain itu saya juga meminta pertimbangan ke guru BK dan bertanya seputar profil PENS, dan guru saya menyarankan mengambil PENS.”, kata Andri.

Kepala Bagian Bidang Akademik,  Phindarwati Bandiannaningsih, SE mengatakan, tes wawancara Bidikmisi PMDK PN diseleksi langsung oleh seluruh Kepala Departemen dan Kepala Program Studi yang berjumlah 17 orang. Dari  59 peserta yang mengikuti wawancara, hanya 1 peserta yang dinyatakan tidak lolos. Hasil pengumuman diumumkan dalam halaman pmb.pens.ac.id.

Untuk bisa lolos wawancara,  banyak hal yang dipersiapkan seperti mental, melengkapi berkas, dll. “Selain mental, saya juga mempersiapkan hal lain jauh-jauh hari seperti nilai-nilai rapor supaya baik dan bisa mendapat sertifikat prestasi. Karena mengingat orang tua saya keadaan ekonominya kurang baik, jadi saya harus bekerja keras supaya mendapatkan hasil yang maksimal. Alhamdulilah saya pernah meraih juara 1 Lomba Kompetensi Siswa tingkat Provinsi, peringkat  6  Lomba Komptensi Siswa tingkat Nasional, dan yang baru-baru ini diundang dalam acara Apresisasi Siswa Berprestasi di Bogor. “, ulas Andri.

(Hum)