Kinerja CDMA akan mengalami penurunan
karena adanya interferensi yang disebabkan oleh
pengguna lain atau yang biasanya disebut MAI
(Multiple Access Interferences). Selain itu proses
transmisi pada CDMA juga mengalami pelemahan
sinyal yang disebabkan benda-benda yang
menghalangi proses sinyal yang dipancarkan, yang
dengan disebut fading.
Di dalam Proyek akhir ini, dilakukan analisa
kinerja sistem multicarrier CDMA dengan
menerapkan teknik MUD-SIC dan modulasi yang
digunakan adalah QPSK. Pada nilai BER 10-3,
sistem komunikasi Multicarrier CDMA dengan
SIC-MUD memiliki nilai SNR 3 dB lebih baik
dibandingkan dengan sistem Multicarrier CDMA
tanpa SIC. Terdapat parameter yang
mempengaruhi sistem tersebut yaitu jumlah
subcarrier, jumlah stage dan jumlah user. Kinerja
sistem pada subcarrier 32 memiliki nilai SNR 9 dB
lebih baik dari pada subcarrier 8, sedangkan
kinerja sistem dengan subcarrier 64 lebih baik
nilai SNR 0.5 dB dibandingkan dengan subcarrier
32. Pada parameter stage, stage ke 2 memiliki
nilai SNR lebih baik 1.5 dB dibandingkan dengan
stage ke 1. Dan pada parameter user Nilai BER
pada user 15 dan 25 pada SNR 35 dB hampir
mendekati sama dengan nilai 0.00025 dan 0.00026.