EEPIS-Online, Rapat senat penetuan siapa Direktur PENS untuk masa jabatan 2013-2017 akan diselenggarakan, aspirasi para mahasiswa pens terpampang di sudut-sudut halaman Gedung Politeknik Elektronika Negeri Surabaya. Spanduk-spanduk yang terpampang itu tidak lain untuk menyambut kedatangan para wakil warga sebutlah senat, untuk melakukan rapat besar mereka yang akan dilaksanakan pukul 13.00.

"rapotan.jpg"

Rapat besar mereka hari ini, tidak lain untuk menentukan siapakah yang akan memimpin seluruh civitas warga PENS 4 tahun kedepan. Tidak main-main, bukan hanya sekedar rapat mereka para senat diharapkan menjadi wakil warga yang benar-benar bisa menentukan pilihan terbaik mereka, sesuai suara dan aspirasi warga secara obektif.

Terpampangnya berbagai spanduk dengan bermacam-macam seruan ini, tidak mengundang fikiran negatif dari seluruh elemen warga kampus. Hampir semua memberikan dua jempol terhadap cara mahasiswa PENS ini dalam menyeruakan aspirasi mereka. Tidak hanya dikalangan mahasiswa saja yang mengapresiasi baik, para staf, dan dosen juga memberikan pandangan positif mereka.

"rapotan.jpg"

"Tidak ada yang salah dalam cara mereka menyampaikan, sopan, baik, dan saya mendukung, toh isi dari spanduk itu juga mewakili suara lapisan warga tidak hanya untuk kalangan mahasiswa. Dan disini, kita semua warga juga punya hak untuk mengawasi jalannya pemilihan calon direktur baru selayaknya pemilihan umum di indonesia, " itulah opini salah satu dosen, ketika ditanya tentang cara mahasiswa untuk menampakan aspirasi mereka itu.

Partisipasi mahasiswa memang tidak banyak dalam gawe besar yang dimiliki kampus dalam mencari sosok yang akan menjadi pohon utama dilingkungan PENS ini. Sosok yang akan membawa masa depan serta tatanan yang lebih baik, di kampus yang telah berdiri dengan kemandiriannya sejak 1 tahun yang lalu ini. Mahasiswa, hanya bisa berpartisipasi mengawasi jalannya pemilihan ini, dengan cara menyuarakan pendapat mereka untuk menegaskan, mengingatkan, dan menyampaikan kepada bapak ibu senat agar ingat bahwa mereka adalah seorang wakil warga.

Salah satu mahasiswa yang ikut andil dalam memasang spanduk itu mengakui bahwa dalam menyampaikan aspirasi dengan cara ini adalah yang paling baik, tidak mengundang kerusuhan, peletakkannya pun tidak sembarangan, dan sampai saat ini juga tidak ada ancaman ataupun teguran dari pihak-pihak yang bersangkutan. Sehingga diharapkan dengan cara yang baik ini, suara yang telah terbukti menjadi suara warga kampus juga dibawa ke tempat yang baik, di bawa ke proses yang baik, dan menghasilkan calon pemimpin yang bisa membawa PENS menjadi lebih baik.(arn/fal)

wpChatIcon
EnglishIndonesian