EEPIS-Online, Tak henti-henti memperluas akses pendidikan di seluruh Indonesia. Hal inilah yang dilakukan PENS dalam program Community College (CC). Berawal dari keinginan untuk membantu para siswa Sekolah Menengah kejuruan (SMK) yang kurang mampu dalam hal finansial, kini PENS memiliki 42 CC di beberapa Kabupaten di Jawa Timur.

Program Community College adalah program pendidikan Di"Untitled.jpg"ploma 1 yang didirikan PENS sejak tahun 2002. Program ini bekerja sama dengan beberapa SMK guna meningkatkan skill siswa dalam bidang profesionalnya. Di awal dibentuknya, bentuk pendidikan CC hanya berupa pengembangan kurikulum dan Training of Teacher (TOT) kepada guru SMK saja. Namun sekarang, PENS memfokuskan sistem pendidikannya di bidang konsentrasi program studinya. Contohnya, untuk program studi Teknik Informatika, maka akan diajarkan mengenai programming, database dan jaringan. Sistem pendidikan CC ini mirip dengan sistem pendidikan jarak jauh PENS, yakni sistem kuliah online dengan dosen-dosen PENS.

"Aplikasi yang digunakan adalah Open Meeting. Yang menjadi kendala adalah ketika infrastruktur dari CC itu sendiri tidak sama dengan infrastruktur yang ada di PENS. Jadi, sering ada miss dalam koneksinya". Ujar Nana Ramadijanti S.Kom,M.Kom selaku Pembantu Direktur IV PENS.

Dalam pelaksanaan CC, mahasiswa tidak perlu bertatap muka secara langsung dengan dosen. Dengan aplikasi Open Meeting, mahasiswa dapat mengikuti kuliah melalui video conference.

Bulan November ini, PENS terpilih meraih dana hibah DIKTI dalam program Community College Kategori II bersama beberapa institusi pendidikan seperti Politeknik Negeri Jember dan Universitas Brawijaya. Kedepannya, dana hibah tersebut akan digunakan untuk aplikasi pengembangan infrastuktur dan juga Open Meeting. Selain itu dana juga digunakan untuk membuat modul pengajaran, serta untuk melaksanakan TOT kepada guru-guru SMK.

Saat ini tanda lulus siswa yang diberikan masih berupa sertifikat. PENS berharap pendidikan Diploma 1 tersebut dapat diberikan tanda lulus berupa ijazah. Kemudian dapat memperbanyak CC di daerah-daerah Jawa Timur lainnya.

"Kami hanya ingin membantu anak-anak Indonesia agar dapat meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi, dengan biaya yang minim dan juga meratakan pendidikan ke seluruh Indonesia". imbuh Nana Ramadijanti. (sat/mel)