Jakarta, pens.ac.id – Komitmen Indonesia dalam mengembangkan teknologi kendaraan listrik kembali ditunjukkan melalui partisipasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dalam ajang Indonesia Automotive and Logistics Week 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 20–22 Mei 2026.
Melalui pusat risetnya, Center for Research and Innovation on Advanced Transportation Electrification (CReATe), PENS menghadirkan berbagai inovasi kendaraan listrik hasil riset terapan yang telah dikembangkan bersama mitra industri. Kehadiran ini tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi, tetapi juga mempertegas peran perguruan tinggi dalam menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan inovasi berbasis riset.
Di bawah arahan Prof. Dadet Pramadihanto, CReATe mengusung pendekatan komprehensif dalam pengembangan kendaraan listrik, mulai dari desain kendaraan, sistem kontrol elektronik, hingga pengembangan perangkat lunak dan integrasi sistem berbasis Software Defined Vehicle (SDV).
Sejumlah hasil kolaborasi yang ditampilkan menjadi sorotan, di antaranya pengembangan motor listrik berbasis teknologi axial flux bersama PT. Fenomena Api Biru yang menawarkan efisiensi tinggi dan desain lebih kompak. Selain itu, kerja sama dengan PT. Adyawinsa Stamping Industries menghasilkan kendaraan angkut listrik ringan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan logistik industri secara lebih ramah lingkungan. CReATe juga memperluas jejaring global melalui kolaborasi dengan perusahaan asal China, Surron, dalam pengembangan motor trail listrik (electric dirt bike) yang mengedepankan performa tinggi untuk medan off-road.
Tak hanya kendaraan, berbagai teknologi pendukung juga dipamerkan, seperti Vehicle Control Unit (VCU), sistem manajemen armada, hingga pengembangan sistem baterai untuk kendaraan listrik roda dua. Hal ini menunjukkan kesiapan CReATe dalam menghadirkan solusi end-to-end dalam ekosistem kendaraan listrik.
Menariknya, kolaborasi dengan PT. Adyawinsa Stamping Industries turut diperkuat melalui dukungan skema penelitian berbasis ajakan industri dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mendorong inovasi yang aplikatif.
Melalui partisipasi ini, CReATe PENS diharapkan dapat semakin memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan kendaraan listrik, sekaligus mendorong percepatan transformasi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan. (Hum)