EEPIS Online â€“ Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kerap menjadi tuan rumah dari konferensi – konferensi baik tingkat nasional maupun internasional. Kali ini PENS berkesempatan untuk menjadi tuan rumah dari Libre Office Conference Indonesia (LOCI) 2018. Bertempat di Ruang Auditorium Gedung Pascasarjana, konferensi tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa dan pelajar tingkat SMP dan SMA, tapi juga dihadiri oleh Komunitas Libre Indonesia. Tujuan diadakannya yakni mengenalkan kepada peserta mengenai software open source.

Konferensi LOCI 2018 ini berlangsung selama 3 hari. Pada hari pertama, terdapat Lokakarya Build Test dan Penerjemahan Libre Office yang diikuti oleh 35 peserta. Para peserta mendapatkan materi mengenai Preparing VM for LO BuildRepo Clons, How to Test UI Translation hingga How to Test Help Translation. Pada hari kedua, konferensi dibuka secara resmi oleh Ali Ridho Barakbah, S.Kom, Ph.D selaku Ketua Pelaksana dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua Keynote Speaker. Pemaparan pertama disampaikan oleh Franklin Weng mengenai How to Promote ODF/Libre Office dan materi Digital Signature oleh Riki Arif Gunawan selaku Kasubdit Teknologi Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO).

Tidak hanya itu, terdapat sesi Kelas Paralel yang terbagi menjadi tiga bagian dengan jenis materi yang berbeda beda. Para peserta dibebaskan untuk memilih kelas sesuai minat masing-masing. Hampir sama dengan serangkaian acara hari kedua, di hari ketiga juga tidak kalah seru karena menghadirkan Keynote Speaker yang berbeda. Noor Azam selaku Branch Manager RADNET Surabaya dan Italo Vignoli selaku Co-Founder LibreOffice turut mengisi materi sebagai Keynote Speaker dihadapan para peserta. Peserta sangat antusias dalam mengikuti konferensi ini karena tidak hanya materi yang bisa ia dapatkan, tapi juga beragam hadiah mulai dari boneka, harddisk hingga mini PC.

Keseruan semakin tampak ketika sebelum penutupan berlangsung terdapat sesi awarding baik kepada para peserta maupun panitia LOCI 2018 dan dilanjutkan dengan games yang mana para peserta diarahkan untuk mengisi kursi kosong didepannya dan mencari stiker Komunitas Linux Arek Suroboyo (KLAS) dibawah kursinya. Peserta yang berhasil menemukan berhak mendapatkan hadiah yang telah disediakan panitia. Diharapkan dengan digelarnya konferensi ini dapat menjalin hubungan baik antara PENS dengan pihak-pihak yang bersangkutan. “Acara ini sangat berkesan, baik bagi diri saya maupun peserta. Karena dari adanya konferensi ini wawasan mereka mengenai software open source dapat bertambah,” ujar Italo Vignoli selaku Keynote Speaker asal Italia. (dya/mus)

wpChatIcon
EnglishIndonesian