EEPIS Online – Politeknik
Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menjadi salah satu politeknik yang telah sejak
lama melakukan riset mengenai mobil listrik. Jumat, (5/1) pukul
14.30 WIB, Wiebe Wakker seorang
traveller yang menggunakan mobil listrik asal
Belanda mengunjungi PENS. Wiebe Wakker pun segera diarahkan menuju
lab
eldrive
Gedung hall D4 PENS untuk  berdiskusi mengenai mobil listrik.
Diskusi ini bertujuan untuk saling bertukar ilmu mengenai mobil listrik.

Diskusi tersebut dilakukan bersama tim
Riset mobil listrik, dan juga didampingi dosen diantaranya Ir. Gigih Prabowo,MT
serta Farid Dwi Murdianto S.ST.,MT. Hadir pula tamu dari Institut Teknologi
Sepuluh Nopember (ITS) dan juga dari pihak Jawa Pos. Wiebe Wakker mengatakan
bahwa kunjungan ini dia lakukan agar mengetahui lebih dalam mengenai mobil
listrik. Disamping itu, dia telah memulai misi "
Plug Me In"
yakni perjalan menggunakan mobil listrik yang bertujuan untuk mengkampanyekan
mobil listrik. Diskusi tersebut berlangsung dengan santai, perbincangan yang
dibahas seputar pengalaman mengenai mobil listrik. Dimana dalam perjalanan sejak
dari Belanda menuju Indonesia, ia menilai perkembangan tiap negara
menghadapi kemajuan teknologi mobil listrik.

Melalui diskusi tersebut Wiebe juga
mengungkapkan bahwa dia telah menempuh perjalanan sejauh 52.000 kilometer.
Selama 2 tahun dia telah menyusuri 31 negara. Selama perjalanan dia menggunakan
mobil
Volkswagen Golf Variant yang telah diubah mesinnya menjadi
bertenaga listrik 150 kW dengan jarak tempuh 200 kilometer. ”Dengan diskusi
ini, kita bisa saling bertukar pikiran, bertukar ilmu, saling bercerita
pengalaman mengenai mobil listrik dan juga belajar lebih banyak hal bukan dari
buku, tapi dari sosok yang memang menggeluti dan menjalani di bidang itu,”
ungkap Bayu Praharsena salah satu tim sukses mobil listrik.

Setelah diskusi berlangsung, tim riset
memperlihatkan mobil listrik yang dimiliki PENS. Bertujuan untuk menunjukkan
serta memperkenalkan bahwa PENS sedang mengembangkan mobil listrik, hanya
melihat tamu asal negara kincir angin ini juga mencoba mobil listrik PENS. Dalam kesempatan ini, Wiebe Wakker ingin mengetahui perbandingan
dengan mobil listrik miliknya. Mobil yang dinaiki Wiebe Wakker yakni Elvi Move On
yang merupakan salah satu riset mengenai mobil listrik
yang ada di PENS. ”Kedepannya semoga masyarakat juga bisa menggunakan mobil
listrik,” tutur Ir. Gigih Prabowo,MT. yang merupakan salah satu dosen Teknik Elektro Industri PENS.
(umi/meg)