EEPIS Online – Indonesia Indicator Goes to PENS telah diselenggarakan di Politeknik Elektronika
Negeri Surabaya (PENS) pada hari Kamis,(28/9). Acara yang bertempat di
Miniteater Gedung Pascasarjana ini diikuti oleh mahasiswa PENS dari Departemen
Teknik Informatika dan Komputer  angkatan
2017. Dengan dihadiri sekitar 177 mahasiswa, acara ini berlangsung tertib dan
antusias. Acara ini bertujuan memperkenalkan mahasiswa mengenai prospek dunia
kerja yang tepat setelah lulus nanti terutama bagi mahasiswa PENS dari jurusan
Teknik Informatika dan Teknik Komputer.

Dengan mengusung tema Millenium Generation is Technology Generation stadium general ini dimulai pukul 09.00 WIB. Dibuka
dengan sambutan dari Dwi Kurnia Basuki S.Si,M.Kom selaku Kepala Program Studi
D4 Teknik Komputer, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Muhamad
Iqbalinnur dari EB Desk Indonesia Indicator. Beliau menjelaskan
tentang
IoT , big
data
, data scientist, web developer, front-end
developer
, back-end developer, serta dev ops. Antusiasme mahasiswa PENS mengenai acara inipun
sangat baik mengingat materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi mereka.

“Acara ini gunanya untuk memberikan gambaran kepada teman teman
2017 dapat lebih memfokuskan dirinya untuk belajar sesuai dengan prospek
pekerjaan yang diharapkan setelah lulus nanti,” jelas Muhammad Ilham Ramadhan
mahasiswa dari jurusan D4 Teknik Komputer PENS juga selaku panitia di acara ini.
Selain memberikan materi, dikesempatan ini pemateripun memberikan kesempatan
kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan.

Pemberian cinderamata
kepada pemateri menjadi penutup dari serangkaian acara Indonesia Indicator Goes to PENS. Dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat
lebih membuka wawasan mahasiswa tentang dunia kerja. “Belajar sebaik–baiknya, mumpung masih dikasih waktu belajar
gunakan dengan maksimal dan terus mencoba semampunya. Meskipun nanti sudah
lulus pun harus tetap belajar karena perkembangan teknologi akan terus
berkembang dan diharuskan temen temen untuk tau secara mental apa yang harus
dilakukan,” harap Muhammad Iqbalinnur selaku pemateri stadium general kali ini.(dya/meg)