EEPIS Online – Mahasiswa asal kampus Politeknik
Elektronika Negeri Surabaya (PENS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di
bidang akademik. Setelah delegasi dari Mahasiswa Berprestasi PENS berhasil
membawa pulang thropy penghargaan
juara dua pada kategori diploma, kini Tim Ikatan Mahasiswa Lamongan (IKAMALA)
PENS, juga berhasil meraih juara Harapan 1 pada Lamongan Paper Competition 2017.

Tim IKAMALA PENS sendiri terdiri dari dua
anggota yakni Rizky Pratama mahasiswa  D4 Teknik Elektronika serta
Rakhmatul Hidayah yang merupakan mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi. Mereka
mengaku sangat senang bisa meraih juara dan bisa membawa nama baik kampus PENS
di kota asal mereka.”Perasaannya senang dan bangga pastinya, dimana kita bisa
membuktikan kalau kampus PENS itu juga bisa bersaing dengan kampus-kampus
lain,” tutur Rizky Pratama yang merupakan mahasiswa lanjut jenjang.

Pada tahun ini, Lamongan Paper
Competition
mengangkat tema “Inovasi Mahasiswa untuk Grand Design
Pembangunan Lamongan 2030”. Dimana tim asal PENS ini, menyumbangkan ide kreatif
mereka yang berjudul “LA SHINES” yakni konsep pengembangan desa mandiri energi
di pesisir utara Kabupaten Lamongan tepatnya di daerah Paciran.

Mereka mencoba untuk memanfaatkan kekayaan
alam yang telah tersedia berupa kecepatan angin yang tinggi serta intensitas
cahaya matahari yang besar kemudian mengonversinya menjadi energi listrik hybrid
menggunakan turbin dan surya panel. Hal tersebut juga ditunjang dengan
adanya data kenaikan konsumsi listrik di daerah Lamongan yang terjadi di setiap
tahunnya. Selain itu, mereka juga membuat konsep desa ekowisata sehingga
menambah destinasi wisata baru di Kabupaten Lamongan. Hanya dengan persiapan
selama 3 hari, Tim IKAMALA PENS tentu memaksimalkan kesempatan tersebut dengan
baik. Salah satu strategi yang digunakan, yakni bagaimana caranya agar bisa
memvisualisasikan ide yang dibuat secara real yaitu dengan menggunakan
maket yang disusun dari stick.

Usaha
yang dilakukan oleh Tim IKAMALA PENS akhirnya berbuah manis dengan berhasil
diraihnya juara harapan 1 pada kompetisi yang diadakan oleh Dewan Pendidikan
Kabupaten Lamongan yang bekerjasama dengan Forum Nasional Mahasiswa Lamongan.
Para pemenang pada kompetisi karya ilmiah ini, berkesempatan untuk menjadi master
plan
untuk pembangunan Lamongan pada tahun 2030. “Semoga ide kami bisa
diimplementasikan dan bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain bahwa kita
harus berani berinovasi membangun daerahnya. Dan tunjukkan bahwa PENS mampu
bersaing dengan kampus lain, karena saya ingin mengangkat nama PENS, bukan PENS
yang mengangkat nama saya,” tambah Rizky Pratama. (azf/meg)